Suara.com - Susanti Ndapataka membuat bangga Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah dirinya meraih medali emas dari cabang olahraga (cabor) muaythai kelas 60 kilogram putri PON XX Papua 2021.
Meski menjadi atlet pertama yang berhasil menyumbangkan medali emas bagi NTT di PON Papua, Susanti Ndapataka nyatanya tak mendapat timbal balik yang serupa.
Beredar foto yang menampilkan Susanti Ndapataka dijemput menggunakan mobil pikap usang saat kembali ke NTT. Foto tersebut dibagikan oleh akun Twitter @narkosun01.
Mereka terlihat duduk berada di bagian belakang mobil pikap yang seharusnya tak digunakan untuk mengangkut orang.
Tak hanya itu, dalam foto tersebut mereka kemungkinan bakal kepanasan sepanjang jalan karena tak ada atap mobil yang menutupi.
Hal tersebut membuat warganet merasa miris melihat pemandangan itu. Mereka mempertanyakan sikap pejabat setempat yang seakan tak peduli dengan jerih payah Susanti Ndapataka.
"Ini benar-benar keterlaluan dan memalukan. Susanti Ndapataka, peraih medali pertama NTT di PON XX Papua dijemput pick up saat kembali ke rumahnya dari bandara tanpa ada sambutan dari Pemprov NTT. Mana apresiasi dari Pemprov NTT dan gubernur? Terlalu!" tulisnya Narkosun di Twitter, dikutip Suara.com.
Foto viral tersebut mendapatkan komentar dan reaksi dari warganet.
"Miris lur, kurang perhatiannya pemerintah sama atlet yang berjuang di PON Papua," balas warganet.
Baca Juga: Aceh Dikaitkan dengan Isu Sepakbola Gajah di PON Papua, Ini Tanggapan Fakhri Husaini
"Parah banget itu," komentar warganet.
"Waduh, tega amat," kata warganet.
"Sungguh amat terlalu," imbuh warganet lain.
Berita Terkait
-
PON Papua: Empat Tim Bersaing Rebut Emas Terakhir Renang Artistik
-
Pratinjau Semifinal Bola Basket PON Papua: Kuda Hitam Bisa Beri Kejutan
-
Jadwal Bulu Tangkis PON Papua Hari Ini: Laga Penentuan Juara Grup
-
Pembalap Sumsel Protes ke PB PON, Merasa Dicurangi Panitia PON
-
Pembalap Herman Gagal Rebut Medali untuk Sulawesi Selatan
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
Terkini
-
Fokus dan Kendalikan Euforia, Putri KW Siap Hadapi All England
-
Gloria Emanuelle Widjaja Petik Pelajaran usai Terhenti di Semifinal German Open 2026
-
Terhenti di Semifinal German Open 2026, Tiwi/Fadia Siap Bangkit di All England
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Kasus Kekerasan Atlet Panjat Tebing: Menpora Buka Layanan Aduan, Komisi X Desak Sanksi Maksimal
-
Waspadai Wakil China, Tiwi/Fadia Tekad Kurangi Error di Semifinal German Open 2026
-
Lolos ke Semifinal, Gloria Emanuelle Widjaja Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up di German Open 2026
-
Proses Bangun Chemistry Berlanjut, Apriyani/Lanny Petik Pelajaran Berharga di German Open 2026
-
Marco Bezzecchi Jadi yang Tercepat di FP1 MotoGP Thailand 2026
-
DPR Bereaksi! Kawal Kasus Pelecehan Atlet Panjat Tebing dan Dukung Langkah Kemenpora