Suara.com - Nabila Evandestiera mempersembahkan emas ketiganya untuk DKI Jakarta dari final kompetisi senam ritmik nomor gada dalam perhelatan PON Papua yang diselenggarakan di Istora Papua Bangkit.
Seperti dilansir Antara, ia meraih total poin sebesar 17.650 untuk permainan gadanya yang memiliki performa lebih baik dari penampilan sebelumnya di babak kualifikasi.
Pada babak kualifikasi Nabila mendapatkan nilai 17.100 mengungguli 14 orang lainnya di dalam kompetisi penyisihan itu.
Emas pertama dan keduanya didapatkan dari nomor perorangan serba bisa yang dihelat pada Kamis (7/10) dan nomor simpai.
Di nomor gada, Nabila mengungguli atlet asal Lampung Tri Wahyuni dan atlet asal Jawa Barat Triana Putri Amelia.
Tri Wahyuni yang pada nomor simpai menempati posisi keempat dan gagal mendapat medali, lewat nomor gada bisa melakukan balas dendam.
Ia berhasil menyabet medali perak dengan meraih poin 16.050 berkat penampilannya yang cukup memuaskan.
Sementara di posisi ketiga, Triana Putri Amelia mendapatkan perunggu dengan nilai poin 13.000.
Lewat nomor gada Triana Putri Amelia mendapatkan perunggu keduanya setelah pada nomor bola ia pun mendapatkan perunggu dengan nilai 13.550.
Baca Juga: PON Papua: Lifter Jawa Tengah Diah Ayu Pecahkan Rekor Nasional
Baik Tri Wahyuni maupun Triana keduanya mendapatkan hasil lebih baik di final daripada babak kualifikasi yang keduanya secara berurutan mendapat nilai 15.300 dan 12.900 pada kualifikasi dan final serba bisa perorangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Transformasi Istora Senayan Jadi Arena Sportainment Kelas Dunia di Indonesia Open 2026
-
Daftar 21 Wakil Tuan Rumah di Indonesia Open 2026: dari Jonatan Christie hingga Fajar/Fikri
-
Alwi Farhan Bongkar 'Trauma' Thomas Cup, Bidik Kebangkitan di Indonesia Open 2026
-
Perang Bintang di Istora, Indonesia Open 2026 Siapkan Hadiah Rp25 Miliar!
-
Indonesia Open 2026: Shohibul Fikri Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up saat Tampil di Istora
-
Dibuka Satria Muda vs Bogor Hornbills, Ini Jadwal Semifinal IBL 2026
-
Tampil Sensasional, Kimi Antonelli Merendah soal Peluang Juara Dunia F1 2026
-
Fajar/Fikri Syukuri Hasil Runner-up di Singapore Open 2026, Targetkan Hasil Lebih Baik ke Depan
-
Veda Ega Pratama Finis Kedelapan di Moto3 GP Italia 2026
-
Marco Bezzecchi Menangi MotoGP Italia 2026, Raih Kemenangan Keempat Musim Ini