Suara.com - Mengusung misi untuk memperpendek selisih poin dari Fabio Quartaro, Francesco Bagnaia yang start dari posisi terdepan di MotoGP Emilia Romagna langsung melesat.
Di awal balapan, Bagnaia memimpin dengan dibuntuti oleh Jack Miller dan Marc Marquez.
Sementara itu, Fabio Quartararo masih tersangkut di urutan empat belas.
Pada putaran kedua, Quartararo mulai memperbaiki posisi dengan berada di urutan dua belas.
Perlahan tapi pasti, pembalap tim pabrikan Yamaha ini memperbaiki posisinya.
Di putaran ketiga, pembalap Suzuki Joan Mir terjatuh bersama pembalap KTM Tech 3, Danilo Petrucci.
Duel ketat berlangsung antara Jack Miller dan Marc Marquez namun posisi tersebut bertahan hingga jelang putaran keempat, di mana Miller terjatuh, membuat Marquez merangsek ke posisi dua.
Jatuhnya Miller juga membuat Pol Espargaro masuk ke urutan tiga dengan selisih 1,7 detik dari Marc Marquez.
Selang beberapa waktu kemudian, Marc Marquez menempel ketat di belakang Francesco Bagnaia.
Baca Juga: Start dari Posisi 15 di MotoGP Emilia Romagna, Fabio Quartararo Tetap Kalem
Pada putaran kelima, Fabio Quartararo berhasil masuk 10 besar berada di belakang Alex Rins.
Takaaki Nakagami terpaksa mengakhiri balapan dengan lebih cepat usai ia terjatuh saat balapan masih menyisakan 18 putaran, disusul oleh Iker Lecuona satu putaran kemudian.
Hingga pertengahan balapan, Quartararo terlihat kesulitan untuk menembus rombongan papan tengah dan masih setia berada di urutan 9.
Sesaat kemudian, terjadi banyak aksi salip menyalip untuk berebut urutan 6.
Alex Rins berhasil mendahului beberapa pembalap dan satu posisi di belakang lima besar, disusul oleh Quartararo yang berada di urutan tujuh.
Usaha Quartararo untuk memperbaiki masih berlanjut di mana saat balapan tersisa 10 putaran, rekan setim Morbidelli ini berada di urutan enam.
Sementara itu di momen yang sama, Francesco Bagnaia yang berada di urutan terdepan masih dibuntuti oleh Marc Marquez.
Jelang akhir balapan, Quartararo menduduki urutan lima usai memenangi duel melawan Aleix Espargaro.
Nasib apes menghinggapi Francesco Bagnaia di mana ia terjatuh saat balapan tinggal menyisakan lima putaran.
Pembalap Ducati ini gagal menunda pesta dari kubu Yamaha dengan terjatuh di tikungan 15.
Jatuhnya duo Ducati membuat langkah Quartararo untuk meraih gelar juara dunia pertamanya berjalan mulus.
Balapan berakhir dengan Marc Marquez keluar sebagai pemenang, disusul oleh Pol Espargaro di urutan kedua.
Fabio Quartararo malah kehilangan podium karena didahului Enea Bastianini.
Walau berada di urutan empat, Quartararo berhasil mengakhiri dahaga gelar juara dunia Yamaha yang terakhir diraih 2015 oleh Jorge Lorenzo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Jakarta Electric PLN Mobile Tumbangkan Medan Falcons di Putaran Kedua Proliga 2026
-
PB Djarum Gelar Kejuaraan Klub Mitra 2026: Adopsi Format Piala Thomas, Uber, dan Sudirman
-
Alasan Bank Jakarta Bantu Pelita Jaya Arungi IBL 2026
-
Bank Jakarta Gandeng Pelita Jaya, Targetkan Prestasi dan Sport Tourism
-
Jorge Martin Pulih dari Cedera, Siap Ikuti Tes MotoGP di Buriram
-
Satu Hati untuk Jakarta: Pelita Jaya dan Persija Resmi Berkolaborasi
-
Jelang GFNY Belitung 2026, Komunitas Roadbike Jakarta Gelar Group Ride 40 Km
-
Anthony Garbelotto Bongkar Kunci Kestaria Bengawan Solo Jungkalkan Dewa United
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
-
Menggiurkan! BWF Ubah Aturan Bulu Tangkis: Jadwal Makin Padat, Hadiah Tembus Rp452 M