Suara.com - Pasangan ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan / Mohammad Ahsan gagal melaju ke semifinal French Open 2021. Mereka kalah dari wakil Korea Selatan, Ko Sung Hyun / Shin Baek Cheol, Jumat (29/10/2021).
Dalam pertandingan di Stade Pierre de Coubertin, Paris, Hendra / Ahsan kalah dalam pertarungan rubber game dengan skor 21-16, 19-21, dan 13-21.
Pertandingan berlangsung sengit sejak awal gim pertama. Kedua pasangan saling bergantian mencuri poin di mana wakil Korea Selatan tampil lebih dominan sebelum interval.
Hendra / Ahsan baru mampu membalikam keadaan pasca terus tertinggal di awal gim pertama. Mereka mencatatkan empat poin beruntun hingga berbalik unggul 11-9 saat jeda.
Ko / Shin bukan tanpa perlawanan dalam momen tersebut. Hendra /Ahsan sempat dibuat tertekan hingga tiga kali tertinggal 11-12, 13-14, dan 14-15.
Namun dengan ketenangan dan pengalaman, The Daddies mampu keluar dengan mencatatkan enam poin beruntun guna unggul 20-15, sebelum menang 21-16.
Di gim kedua, pola yang sama juga terjadi. Hendra / Ahsan lebih dulu tertinggal sebelum mengamankan jeda interval dengan skor 11-8.
Namun setelah unggul 14-11, Hendra / Ahsan kehilangan empat poin beruntun hingga berbalik tertinggal. Momentum itu nyatanya mampu dimanfaatkan wakil Korea dengan baik.
Hendra / Ahsan terus dibuat tertekan hingga tak mampu lagi membalikan keadaan, sebelum kalah 19-21.
Baca Juga: French Open 2021: Fadia / Ribka Menang, Gregoria Mariska Tersisih di 16 Besar
Memasuki gim ketiga, kedua pasangan masih terus mempertahankan intensitas hingga pertandingan terus berlangsung ketat sebelum Ko / Shin mampu mencatatkan tiga poin beruntun untuk mengungguli Hendra / Ahsan 5-8.
Hendra / Ahsan sempat mendulang dua poin beruntun guna memperkecil selisih ketertinggalan menjadi 7-8, tetapi lawan membalas dengan lima poin beruntun.
Tertinggal jauh dari lawannya membuat Hendra / Ahsan tertekan. Pasangan ganda putra unggulan kedua turnamen ini akhirnya kalah 13-21.
Kekalahan ini membuat head-to-head Hendra / Ahsan dan Ko / Shin kini sama kuat menjadi 3-3. Ini sekaligus jadi keberhasilan wakil Korea membalaskan kekalahan dari Hendra / Ahsan di Japan Open 2019.
Hasil ini membuat sektor ganda putra Indonesia harus bertumpu kepada dua wakil yang tersisa yakni Kevin Sanjaya Sukamuljo / Marcus Fernaldi Gideon, dan Fajar Alfian / Muhammad Rian Ardianto.
Kevin / Marcus selaku unggulan pertama sudah ditunggu wakil Malaysia unggulan ketujuh, Ong Yew Sin / Teo Ee Yi. Sementara Fajar / Rian ditantang Takuro Hoki / Yugo Kobayashi (Jepang).
Berita Terkait
-
Praveen / Melati Kalah, Ganda Campuran RI Tak Tersisa di French Open 2021
-
Link Live Streaming French Open 2021 Hari Ini, 29 Oktober 2021
-
Shesar Hiren Rhustavito Ketemu Kento Momota di Perempatfinal French Open
-
French Open: Masih Adaptasi dengan Lapangan, The Minions Tetap Melaju ke Perempatfinal
-
French Open 2021: Main Sabar Jad Kunci Kemenangan The Daddies atas Lu / Yang
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya