Suara.com - Kontingen tuan rumah Papua masih kokoh memimpin klasemen perolehan medali Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) Papua 2021 hingga hari kelima, Selasa (9/11/2021).
Hingga Selasa, Papua terhitung sudah mengumpulkan 108 medali dengan rincian 47 emas, 29 perak dan 32 perunggu.
Sementara peringkat kedua dihuni oleh kontingen Jawa Barat dengan total 86 medali yang terdiri dari 31 emas, 32 perak dan 23 perunggu.
Kemudian Jawa Tengah menempati urutan ketiga dengan 79 medali yang terbagi atas 28 emas, 23 perak dan 28 perunggu.
Selama lima hari berturut-turut, Papua belum bergeser dari posisi puncak. Kondisi ini membuat para atlet semakin termotivasi membuktikan diri dengan meraup medali emas sebanyak-banyaknya guna mengharumkan nama Bumi Cendrawasih.
Sebagai tuan rumah, Papua pun pasti tidak hanya ingin meraih sukses penyelenggaraan, tetapi juga sukses prestasi. Itulah mengapa atlet-atletnya begitu bersemangat saat bertanding.
Bahkan medali emas pertama diraih oleh atlet para atletik Papua Abraham Elopere yang finis terdepan pada nomor pertandingan 1.500 meter putra T20 dengan catatan waktu 4 menit 22,63 detik, Sabtu pekan lalu.
Semangat itu nampaknya masih terus membara hingga hari kelima penyelenggaraan Peparnas. Terbukti, pada beberapa cabang olahraga yang dipertandingkan hari ini, atlet-atlet Papua kerap mendominasi.
Salah satunya pada cabang para menembak yang baru dimulai hari ini di Arena Menembak Indoor, Kampung Harapan, Sentani, Jayapura. Papua meraih dua medali emas dan satu medali perak.
Baca Juga: Sepak Bola Peparnas Papua: Tuan Rumah Dipastikan Lolos ke Final
Medali emas itu diraih oleh Juned dari nomor 10 meter air rifle men standing SH1 dan Juned/Wiji Lestari dari nomor 10 meter air rifle standing mixed team. Sedangkan medali perak diraih oleh Wiji Lestari di nomor 100 meter air rifle women standing SH2.
Riau berada pada posisi kedua dengan perolehan satu medali emas, satu medali perak dan satu medali perunggu. Kemudian disusul Jawa Barat dengan dua medali perunggu pada urutan ketiga.
Dari cabang para renang, kekuatan Papua juga masih belum terbendung. Pada hari kedua lomba di Arena Akuatik Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura, Papua, Selasa, mendulang 12 medali dengan rincian tujuh emas, dua perak dan tiga perunggu.
Empat emas di antaranya diraih dari nomor 50 meter gaya punggung, masing-masing melalui De Jhon Waromi (S12 putra), Temu Maulati (S12 putri), Isak Mimitauw (S14 putra) dan M. Dandi Sukmana (S15 putra).
Kemudian tiga emas sisanya diraih pada nomor 50 meter gaya kupu-kupu dari Petrus Wis Brif (S7 putra), Silpa Monalisa (S8 putri) dan Karolina Wanggai (S10).
“Hari ini, atlet Papua kembali tampil baik setelah kemarin juga meraih enam emas. Sebenarnya raihan medali bisa lebih banyak, namun ada beberapa klasifikasi digabung. Kami yakin target juara umum bisa tercapai,” kata Ketua NPC Provinsi Papua Jayakusuma.
Tag
Berita Terkait
-
Jadwal Sepak Bola Peparnas Papua: Jawa Barat Vs Jawa Timur, Kalsel Vs Papua
-
Tujuh Rekornas Para Atletik Kembali Pecah di Peparnas Papua
-
Sebanyak Tujuh Rekor Nasional Para-Atletik Pecah di Peparnas Papua
-
Hari Ketiga Peparnas Papua, Kalimantan Selatan Duduki Peringkat Empat Klasemen Sementara
-
Sepak Bola Peparnas Papua: Kalimantan Selatan Habisi Jawa Timur 14-3
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Misi Balas Dendam di Madrid! Tim Panjat Tebing Indonesia Bidik Jasil Maksimal di China
-
Tersingkir dari Singapura Open, Amallia/Fadia Langsung Fokus ke Indonesia Open 2026
-
Terjegal di Singapura, Tiwi/Fadia Geber Persiapan Jelang Indonesia Open 2026
-
Kejurnas Passion Drift 2026 Bandung: Drifter Kembar 13 Tahun Bikin Geger Kelas PRO AM
-
Kiandra Ramadhipa Petik Banyak Pelajaran dari Debut Moto3 Junior, Siap Bangkit di Estoril
-
Kiandra Ramadhipa Tembus Lima Besar Klasemen Sementara Moto3 Junior 2026
-
Raymond/Joaquin Resmi Mundur dari Singapore Open 2026, Ini Alasannya
-
Kimi Antonelli Juara GP Kanada 2026, Perlebar Keunggulan di Klasemen F1
-
Nikmati Masa Pensiun, Viktor Axelsen Kini Fokus Keluarga dan Bisnis Investasi
-
China Dominasi Malaysia Masters 2026 dengan Tiga Gelar Juara