Suara.com - Juara dunia MotoGP 2021, Fabio Quartararo belakangan ini gencar meminta Yamaha agar meracik motor balap edisi tahun depan dengan lebih banyak tenaga.
Pembalap asal Prancis ini mengaku bahwa tunggangan pabrikan Jepang tersebut saat ini punya kelemahan besar di bagian kecepatan.
“Lebih banyak pekerjaan perlu dilakukan untuk merasakan peningkatan [dalam kecepatan] tetapi seperti yang dapat Anda bayangkan, motor adalah langkah pertama dan kami berharap jauh lebih baik di Sepang," ucapnya seperti dilansir dari Crash.
“Kami masih memiliki satu hari tes besok dan kami akan mencoba beberapa item baru, saya berharap sedikit lebih banyak, tetapi saya berharap Yamaha mempertahankan yang terbaik untuk Sepang dan memiliki kecepatan lebih.
Itulah hal yang kita butuhkan, lebih cepat."
Quartararo menegaskan masih ada waktu bagi Yamaha untuk mengatasi performa mesinnya. Ia juga menilai bahwa sektor selain kecepatan motor sudah cukup kpmpetitif sehingga tak perlu banyak perubahan.
“Saya akan mengatakan kami memiliki waktu tiga bulan untuk menemukan kekuatan itu pada akhirnya, sejujurnya, motor 2021, saya tidak akan mengatakan itu sempurna karena tidak pernah sempurna, tetapi basis kami benar-benar bagus,” katanya.
“Kami kehilangan banyak, banyak kecepatan tertinggi dan aerodinamis. Jadi itulah mengapa saya mendorong begitu banyak setiap hari untuk memiliki ini di Sepang, karena saat ini kami tidak benar-benar melihat perbedaan berarti, motor kami kurang lebih sama dengan tes Misano," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 5 Sepeda Lipat Kalcer Termurah, Model Stylish Harga Terjangkau
Pilihan
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
Terkini
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
-
Menggiurkan! BWF Ubah Aturan Bulu Tangkis: Jadwal Makin Padat, Hadiah Tembus Rp452 M
-
Klasemen IBL 2026 Jelang Pekan Keenam: Satria Muda di Puncak, Pelita Jaya Menguntit
-
Jadwal Lengkap IBL 2026 Pekan Ke-6: Menanti Aksi Juara Bertahan dan Derbi Jakarta
-
Fun Walk Meriahkan Milad 4 Windu Nurul Fikri, Satukan 700 Peserta dalam Semangat Kebersamaan
-
Ribuan Pelari Padati GBK, Gerakan 'Care for Sumut' Kumpulkan Dana Pemulihan Bencana
-
Group Ride Roadbike di Belitung Jadi Pemanasan Menuju Ajang Balap Sepeda Dunia GFNY 2026
-
BATC 2026: Prahdiska Bagas Shujiwo Menang Dramatis Meski Cedera, Indonesia Unggul 2-1 atas Thailand
-
Carabao Billiards Indonesia Cetak Sejarah, Tiga Turnamen Internasional Sekaligus Pecahkan Rekor MURI
-
Pelita Jaya Dapat Dukungan Tambahan dalam Mengarungi IBL 2026