Suara.com - Pebalap Red Bull Racing, Max Verstappen punya peluang mengunci gelar juara Formula 1 (F1) 2021 saat ajang balap jet darat itu menggelar F1 GP Arab Saudi akhir pekan ini.
Keunggulan delapan poin memisahkan Max Verstappen dan juara dunia tujuh kali Lewis Hamilton di klasemen setelah 20 balapan berjalan dan dua balapan tersisa musim ini.
Sirkuit Corniche Jeddah memiliki sejumlah skenario apabila Max Verstappen ingin segera merebut gelar juara dunia.
Verstappen diuntungkan sebagai pemuncak klasemen meski Hamilton dan Mercedes mempunyai paket mobil yang lebih kuat di dua balapan sebelumnya.
Verstappen akan perlu mencetak 18 poin lebih banyak dari Hamilton di Jeddah untuk mengunci titel karena dengan itu dia bakal melebarkan jarak menjadi 26 poin menuju balapan penutup musim di Abu Dhabi.
Dengan 26 poin maksimal tersedia, dan dengan jumlah kemenangan yang lebih banyak musim ini dari sang pebalap Inggris, Max Verstapen akan dinobatkan sebagai juara di F1 GP Arab Saudi.
Namun, apabila Verstappen finis peringkat tiga atau lebih rendah di Jeddah, perebutan gelar juara dunia akan ditentukan di Yas Marina satu pekan berselang.
Apabila Verstappen finis posisi dua besar, maka posisi finis Hamilton akan menentukan.
Kemenangan dengan lap tercepat bagi Verstappen berarti Hamilton harus finis lima besar supaya menjaga asa perebutan gelar tetap terbuka.
Baca Juga: Tinjau WSBK 2021 di Sirkuit Mandalika, Luhut: Kualitas Aspal Sudah Melebihi Formula 1
Sedangkan kemenangan tanpa satu poin lap tercepat bagi sang pebalap Red Bull maka Hamilton butuh finis posisi enam besar.
Apabila Verstappen finis runner-up dengan lap tercepat, Hamilton setidaknya harus mencetak dua poin, atau posisi sembilan besar, dan apabila Verstappen finis kedua tanpa lap tercepat, maka ia akan menjadi juara dunia jika Hamilton gagal mencetak poin.
"Saya tahu akan sulit menuju akhir, tapi saya rasa itu bagus, itu membuatnya tetap menarik," kata Verstappen.
Di samping rivalitas kedua pebalap, persaingan sengit antara Mercedes dan Red Bull dalam perebutan gelar juara konstruktor juga semakin memanas.
Setelah Qatar, Red Bull mendekati Mercedes yang kini terpaut lima poin. Agar Mercedes merebut titel konstruktor pekan ini maka mereka harus mengantongi keunggulan 40 poin dari Red Bull, yang berarti kedua pebalap setidaknya harus finis pertama dan ketiga, atau lebih baik.
"Mobil kami tampil baik akhir-akhir ini dan mungkin performa terbaiknya sepanjang musim ini, dengan para pebalap percaya diri untuk mendorong batasnya," kata bos tim Mercedes Toto Wolff di laman resmi tim.
Berita Terkait
-
Lewis Hamilton Jadi Panutan Emma Raducanu
-
Pendiri tim Williams, Sir Frank Williams Meninggal Dunia
-
Sirkuit Catalunya Barcelona Resmi Perpanjang Kontrak dengan Formula 1
-
Mobil Punya Varian Produk Baru di Indonesia, Apresiasi Dua Drivernya di F1 GP Qatar
-
Usul ke Jokowi Gelar F1 di Mandalika, Andre Rosiade: Bukan Muluk-muluk dan Hamburkan Uang
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026
-
Singkirkan Justin Hoh, Ubed Penuhi Target Lolos ke Semifinal Australian Open 2026
-
Buka Peluang ke World Marathon Majors, Pancasakti Run 2026 akan Dihadiri Ahok hingga Sandiaga Uno
-
Faktor Kenyamanan Bantu Alwi Farhan Melaju ke Semifinal Australian Open 2026
-
Rehan/Gloria Akui Kurang Sabar saat Tersingkir di Perempat Final Australian Open 2026
-
Tersingkir di Australian Open 2026, Leo/Daniel Jadikan Kekalahan dari Liang/Wang Tolok Ukur
-
Tembus Perempat Final, Ana/Trias Berambisi Juara Australian Open 2026
-
Pelita Jaya Menang Dramatis 84-83 atas Dewa United, Tinggal Selangkah ke Final IBL 2026
-
Jadi Anggota KONI Pusat, ORADO Indonesia Ajak Milenial dan Gen Z Batam Asah Otak
-
Play-off IBL 2026 Masih Diwarnai Polemik Wasit, Ilham Patria Angkat Bicara