Suara.com - Tak cuma dikabarkan membaik, Marc Marquez dipastikan tak perlu menjalani operasi untuk mengobati diplopia yang ia alami akibat terjatuh saat latihan enduro.
Menurut press release dari Honda seperti dilansir dari GP One, pembalap Spanyol ini juga sedang menjalani proses penyembuhan "konservatif", dan ia bisa kembali berlatih.
Sayangnya tidak jelas, apakah ia sudah boleh latihan di atas motor, atau hanya latihan fisik biasa.
Cobaan berat yang sudah dialami Marquez sepuluh tahun lalu, ketika ia menderita masalah yang sama dan harus menjalani operasi untuk menyelesaikannya.
Pada tahun-tahun berikutnya, bahunya mengalami masalah. Pada 2018, selama musim dingin, dia menjalani operasi di sebelah kirinya dan, dua belas bulan kemudian, di sebelah kanannya.
Kemudian, 2020, dia mematahkan humerusnya di Jerez, dengan serangkaian tiga operasi yang membuatnya absen sepanjang musim.
Namun, kita juga harus ingat bahwa juara Spanyol itu selalu berhasil mengatasi saat-saat sulit, kembali sekuat sebelumnya.
Setelah melakoni operasi mata 2011, ia memenangkan gelar di Moto2. Setelah operasi bahu kirinya, ia mendominasi musim 2019, dan dia berhasil memenangkan tiga balapan tahun ini, kembali setelah cobaan berat dengan tangannya.
Mampukah ia kembali tampil moncer usai pulih dari gangguan penglihatan ini?
Baca Juga: Eks Manajer Suzuki Enggan Balik ke MotoGP Tahun Depan, Apa Sebab?
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Kejuaraan Beregu Asia 2026: Indonesia Satu Grup dengan Malaysia
-
Datangkan Pemain Jempolan, Kesatria Bengawan Solo Pasang Target Tinggi di IBL 2026
-
Avan Seputra Ingin Bawa Pengalaman Juara di Kesatria Bengawan Solo
-
Presiden Pelita Jaya Jakarta Ungkap Wacana Pembangunan Stadion Sendiri
-
Atlet Lari Indonesia akan TC ke Kenya sebagai Persiapan Asian Games 2026
-
Martina Ayu Pratiwi Diguyur Bonus Rp3,4 Miliar usai Raih 7 Medali SEA Games, Jumlah Terbanyak
-
Atlet Panjat Tebing Indonesia Dapat Tawaran Naturalisasi Negara Lain, Iming-iming Menggiurkan
-
Jadwal Proliga 2026 Hari Ini: JPE Tandang Electric, Bandung bjb Hadapi Livin Mandiri
-
Hadapi Anak Asuh Herry IP Lagi, Sabar/Reza Tetap Waspada Meski Unggul Rekor Pertemuan
-
Jadwal Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Siap Tempur, Sabar/Reza Jumpa Anak Asuh Herry IP