Suara.com - Kekalahan yang dialami petenis putra peringkat dua dunia, Daniil Medvedev di babak final Australian Open 2022, Minggu, tak lepas dari kurangnya dukungan penonton sehingga berimbas pada tingkat kepercayaan dirinya yang terpuruk.
Saat meladeni bintang tenis Spanyol Rafael Nadal, Medvedev kalah setelah berjuang hampir lima setengah jam dan sempat mengunci keunggulan di dua set awal. Medvedev kalah 6-2, 7-6, 4-6, 4-6, 5-7.
"Sebelum Rafa melakukan servis hingga set kelima, akan ada seseorang yang berteriak 'Ayo, Daniil'. Tapi yang ada justru lebih banyak orang yang bersuara 'Tsss, tsss, tsss'. Itu tidak sopan. Itu membuat saya tidak yakin apakah harus bermain tenis," kata Medvedev seperti dilansir Reuters, Senin (31/1/2022).
Petenis Rusia ini melihat banyak penonton yang tidak berpihak padanya dan lebih mendambakan kemenangan Grand Slam ke-21 bagi Nadal di lapangan keras Melbourne Park.
Kekalahan ini tampak berbeda dari laga yang terjadi di US Open 2019. Saat itu, Medvedev juga kalah dari Nadal dengan lima set. Namun juara US Open 2021 itu lebih kebal terhadap sorotan buruk dari penonton dan bisa mengembangkan permainannya.
Kondisi di babak final di Melbourne terlihat berbeda, bahkan sikap para penggemar dianggap kontroversial dan diperdebatkan secara luas.
Petenis berusia 25 tahun ini pun kini memahami posisi peringkat satu dunia Novak Djokovic kala menghadapi Roger Federer atau Nadal. Baik Medvedev maupun Djokovic sama-sama mengeluhkan sedikit atau absennya dukungan bagi mereka karena hampir semua penonton lebih menggemari duo bintang tenis itu.
"Penonton menyukai seorang pahlawan, dan para petenis hebat yang telah ada (bermain) lebih lama akan selalu mendapatkan dukungan dari mereka," ungkap Medvedev.
Meski begitu, Nadal menyatakan simpati kepada lawannya. Ia yakin Medvedev akan menambah jumlah gelarnya di Grand Slam pada masa mendatang.
Baca Juga: Rafael Nadal Sah Jadi Raja Grand Slam, Roger Federer Kasih Selamat
"Ini malam yang gila bagi saya. Tapi saya benar-benar percaya bahwa dia punya masa depan yang hebat nantinya. Dia akan merasakan cinta dari orang banyak di masa depan, karena dia pantas mendapatkannya," ujar Nadal.
[Antara]
Berita Terkait
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Janice Tjen Cetak Sejarah, Jadi Petenis Indonesia Kedua yang Tembus Top 50 Dunia
-
Sejarah Baru Tenis Dunia: Novak Djokovic Tembus 400 Kemenangan Grand Slam
-
Aldila Sutjiadi Melaju ke Babak Kedua Australian Open, Tumbangkan Petenis Tuan Rumah
-
Debut Sensasional! Janice Tjen Tumbangkan Unggulan di Babak Pertama Australian Open 2026
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Kiandra Ramadhipa Tembus Lima Besar Klasemen Sementara Moto3 Junior 2026
-
Raymond/Joaquin Resmi Mundur dari Singapore Open 2026, Ini Alasannya
-
Kimi Antonelli Juara GP Kanada 2026, Perlebar Keunggulan di Klasemen F1
-
Nikmati Masa Pensiun, Viktor Axelsen Kini Fokus Keluarga dan Bisnis Investasi
-
China Dominasi Malaysia Masters 2026 dengan Tiga Gelar Juara
-
Kiandra Ramadhipa Nyaris Podium, Finis Kelima di Race Pertama Moto3 Junior Catalunya 2026
-
Skandal di Piramida Giza! Oleksandr Usyk Menang TKO Kontroversial atas Rico Verhoeven
-
Viktor Axelsen Kritik Sistem Poin 3x15 BWF: Hilangkan Drama dan Taktik di Bulu Tangkis
-
Jogja Run D-City Sukses Diikuti Ribuan Pelari, Hasil Penjualan Tiket untuk Beasiswa Pendidikan
-
IBL Datangkan Wasit Elite Asia untuk Pimpin Playoff 2026