Suara.com - Dalam dunia balapan MotoGP, tentu Anda mengenal adanya tim satelit dan tim pabrikan. Perbedaannya cukup jelas, dan tentu saja akan kita bahas di dalam artikel ini. Tanpa banyak pengantar, berikut beda tim satelit dan pabrikan MotoGP.
Secara garis besar sebenarnya perbedaan keduanya terletak pada sponsor serta spesifikasi kendaraan yang digunakan. Secara lebih detail, berikut perbedaannya.
Perbedaan Spesifikasi Motor
Tim pabrikan, atau tim utama, diberikan hak khusus untuk mendapatkan motor dari pabrik yang mendapatkan update berkala pada spesifikasi mesinnya. Jadi setiap ada pembaruan dari pabrik, maka motor dari tim ini akan mendapatkan prioritas guna mendapatkan pembaruan tersebut.
Hasilnya jelas, motor tim pabrikan akan lebih unggul secara teknis dari tim satelit yang turut berkompetisi dalam gelaran utama MotoGP di setiap serinya.
Pada motor tim satelit, yang diberikan sebenarnya adalah unit yang sama, namun tanpa disertai update dari pembaruan mesin atau spesifikasi apapun. Sederhananya, ketika motor pabrikan mendapat unit dengan mesin terbaru tahun 2022, maka tim satelit hanya mendapat motor dengan mesin seri 2021-nya.
Di sini membuat gap spesifikasi motor cukup jauh, sehingga tak jarang tim satelit hanya ada sebagai ‘penggembira’ saja selama seri.
Tapi jangan salah, kabar terkini menyebutkan gap spesifikasi mesin ini kian sempit, hingga beberapa kali tim satelit juga berhasil naik podium di beberapa seri balapan.
Terkait dengan Sponsor dan Paparan Media
Baca Juga: MotoGP Indonesia 2022 di Mandalika Terapkan Sistem Travel Bubble, Begini Skemanya
Jelas, media dan sponsor lebih mengutamakan tim pabrikan yang telah memiliki nama besar. Untuk memasang berbagai sticker atau brand pada unit motor dan seluruh jenis branding, tim pabrikan akan lebih unggul.
Di sisi lain, tim satelit, yang sebenarnya juga merupakan bagian dari tim pabrikan, mendapatkan paparan media yang tidak terlalu tinggi. Ini sebabnya unit motor juga akan terlihat lebih ‘sepi’ dari sponsor yang biasa menyematkan branding-an di motor pabrikan.
Meski demikian pada kondisi kekinian, beda tim satelit dan pabrikan MotoGP kian menyusut setelah diberlakukannya aturan terbaru. Pabrikan motor bisa memberikan update ada motor tim satelit, selama update tersebut sudah disetujui oleh penyelenggara. Semoga artikel ini berguna, dan selamat beraktivitas!
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
Terkini
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026
-
Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1
-
MMA Indonesia Bidik Dominasi di Asia, Jaring Talenta Lewat Kejurnas 2026
-
Psywar Final IBL 2026: Bogor Hornbills Pamer Pemain Asing, Jeff Withey Beri Peringatan Keras
-
Bogor Hornbills Tak Gentar Hadapi Nama Besar Pelita Jaya di Final IBL 2026