Suara.com - Filosofi RNF Yamaha sama dengan kebanyakan tim satelit di MotoGP: menyambut para pebalap muda, seperti yang dilakukan Fabio Quartararo, dan mempersiapkan mereka agar suatu hari nanti bisa bersaing di tim resmi Yamaha.
Mungkin itu sebabnya penandatanganan Andrea Dovizioso, yang akan berusia 36 tahun pada bulan Maret, menimbulkan beberapa pertanyaan.
Dilansir dari Motorcycle Sports, sang bos, Razlan Razali mengatakan bahwa pembalap Italia ini mampu memenuhi kebutuhan mereka.
“Tahun lalu kami banyak membahas masalah ini dengan Yamaha. Saya pikir kami hampir terdorong ke solusi ini karena Maverick Viñales. Saat itu Franco Morbidelli memutuskan untuk bergabung dengan tim pabrikan Yamaha dan kami harus mencari pembalap yang bisa bersaing dengan kami untuk lima balapan berikutnya," tuturnya.
"Tapi kami tidak bisa mendapatkan pembalap lain untuk lima balapan itu. Satu-satunya pembalap yang tersedia saat itu adalah Andrea Dovizioso. Kebetulan, dia juga pembalap yang disukai sponsor kami', jelas Razlan Razali.
"Tentu saja, Andrea tidak hanya ingin bersaing di lima balapan, dia menginginkan kontrak untuk 2022. Itu sebabnya opsi ini muncul, dan itu sesuai dengan keinginan sponsor kami. Pada saat itu kami tidak punya pilihan mengingat situasi pabrikan dan kami harus menemukan seseorang untuk menyelesaikan musim. Kami tidak bisa memiliki Garrett Gerloff dalam satu balapan, lalu Jake Dixon di balapan lain, lalu Cal Crutchlow," lanjutnya.
"Pada satu titik kami bahkan tidak tahu siapa yang harus kami pakai. Saya percaya bahwa di kepala mekanik, Ramon Forcada melewati sekitar lima pembalap tahun lalu. Kami membutuhkan stabilitas dan satu-satunya pembalap yang bisa memberi kami stabilitas itu adalah Andrea," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026
-
Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1
-
MMA Indonesia Bidik Dominasi di Asia, Jaring Talenta Lewat Kejurnas 2026
-
Psywar Final IBL 2026: Bogor Hornbills Pamer Pemain Asing, Jeff Withey Beri Peringatan Keras