Suara.com - Jelang MotoGP 2022 dimulai, Joan Mir sesumbar optimis bisa meraih gelar juara dunia. Pembalap Suzuki Ecstar tersebut bisa bilang begitu setelah melihat hasil yang diraih saat tes pramusim.
Selama tes pramusin, ia merasa ada peningkatan yang cukup pesat pada performa dirinya. Ia menyebut motor Suzuki sudah banyak perubahan selama menjalani tes pramusim MotoGP.
"Ini awal yang baik, tetapi saya bisa mengatakan bahwa motor tahun ini lebih baik dari tahun lalu," ucap Joan Mir dilansir Motosan
Motor Suzuki bisa dibilang meningkat pesat menurut Joan Mir. Meski begitu, ia tak mau meremehkan rival-rivalnya di MotoGP 2022.
Ia juga harus meningkatkan skill balapnya dan tidak tergantung dari motor yang ia gunakannya saat ini.
Joan Mir menilai banyak pembalap MotoGP yang performanya juga meningkat, khususnya para pembalap muda seperti Francesco Bagnaia.
"Seseorang tidak tahu apa yang akan ditingkatkan orang lain, sampai nanti pada balapan berlangsung," timpal Joan Mir.
MotoGP 2022 sendiri akan dimulai pada 6 Maret mendatang. Balapan pertama akan berlangsung di Sirkuit Losail, Qatar. Kemudian, race kedua akan berlangsung di Sirkuit Mandalika, Indonesia pada 20 Maret 2022.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games