Suara.com - Mantan pembalap MotoGP, Jorge Lorenzo berujar bahwa Marc Marquez merupakan salah satu pembalap yang tak bisa disepelekan walau sempat lama menepi dari lintasan.
Dilansir dari Motorcycle Sports, seperti yang kita ketahui bahwa Marc Marquez mengalami kesulitan pada 2020 dan 2021, di mana ia bergelut dengan cedera serius pada lengan kanannya dan kemudian dengan cedera yang menciptakan masalah diplopia.
Jatuh bangun dari cedera, kakak dari Alex Marquez ini naytanya tetap siap untuk musim MotoGP baru dan, dengan Repsol Honda, dan ia tak segan-segan untuk berebut gelar yang tahun lalu diamankan oleh Fabio Quartararo.
Jorge Lorenzo, yang merupakan rekan setimnya di nomor 93 pada 2019, mengatakan bahwa jika pembalap lain mengalami situasi yang sama, maka bisa jadi malah lebih terpengaruh dan sulit untuk kembali balapan.
"Jika apa yang terjadi pada Marquez terjadi pada pembalap lain, itu akan menghancurkannya. Tapi Marc, dari mereka semua, selalu menjadi pembalap yang paling tidak takut," kata pria yang kini resmi menjadi komentator MotoGP di Dazn.
"Secara fisik ia lebih kuat. Ia akan jatuh kemudian bangkit untuk mencoba balapan dengan performa yang sama. Itu brutal, saya tidak tahu apakah itu nasib buruk atau karena Marc selalu mempertaruhkan banyak hal.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Puji Dampak IBL All-Star 2026, Ditjen Imigrasi Bentuk Tim Permudah Masuknya Pemain Asing
-
Pertamina Enduro Selangkah ke Grand Final Proliga 2026 Usai Tundukkan Electric PLN 3-2
-
Jakarta Bhayangkara Presisi Tumbangkan Samator 3-0, Persaingan Final Proliga 2026 Makin Ketat
-
Ketum PB IPSI Terpilih, Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
-
AVC Cup 2026: Timnas Voli Putra Indonesia Masuk Grup Neraka, Ada Thailand hingga Korea
-
Kisah Haru Prabowo di Munas IPSI, 34 Tahun Mengabdi Kembangkan Pencak Silat
-
IBL 2026: Pelita Jaya Resmi Datangkan Perrin Buford, Top Skorer Liga Jepang
-
Resmi Berstandar Dunia, Mangkunegaran Run 2026 Bakal Guncang Solo
-
Fajar/Fikri Tersingkir di Semifinal, Indonesia Tanpa Wakil di Final BAC 2026
-
Awal Positif di AARC 2026, Herjun Atna Firdaus Raih Podium di Sepang