Suara.com - Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) menyambut baik keputusan pemerintah yang memperbolehkan event olahraga untuk bisa dihadiri penonton. Kebijakan ini diyakini bisa mengembalikan euforia di setiap kegiatan bolabasket sekalipun ada persyaratan yang harus dipenuhi.
Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perbasi Nirmala Dewi. Menurutnya, keputusan pemerintah ini juga dapat mendorong percepatan vaksinasi khususnya dosis ketiga atau booster.
"Kami menyambut baik regulasi baru yang dikeluarkan Pemerintah. Harapannya akan semakin banyak penikmat pertandingan-pertandingan olahraga yang mau nonton langsung untuk segera melakukan booster," ujar Nirmala dalam rilis Perbasi, Selasa (8/3/2022).
"Sehingga program Pemerintah mewujudkan herd immunity semakin cepat capaiannya terutama di kalangan pencinta olahraga khususnya bolabasket," tambahnya.
Nirmala gembira dengan kebijakan ini karena pada tahun ini, Indonesia mendapatkan kepercayaan menjadi tuan rumah FIBA Asia Cup 2022 yang akan berlangsung di Istora Senayan, Jakarta Pusat, pada 12 hingga 24 Juli mendatang.
Kemudian tahun depan, Indonesia akan menggelar FIBA World Cup 2023. Venue-nya sedang dibangun di Komplek GBK Senayan. Untuk ajang ini, Indonesia menjadi tuan rumah bersama dengan Filipina dan Jepang.
"Kami menyambut dengan suka cita karena Asia Cup bisa akan lebih meriah dengan hadirnya penonton," tukasnya.
Adapun kepastian kegiatan olahraga di Indonesia boleh dihadiri penonton diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan dalam konferensi pers hasil rapat terbatas evaluasi PPKM secara daring Senin (7/3/2022).
Dikatakannya, penonton yang hadir harus sudah melakukan vaksinasi dosis ketiga atau booster dan menggunakan aplikasi PeduliLindungi.
Baca Juga: Satria Muda Resmi Depak William Tinsley
Selain itu, ada pembatasan kehadiran penonton. Pembatasan kapasitas disesuaikan dengan level PPKM daerah yang menggelar pertandingan olahraga. Untuk level 4 kapasitas 25 persen penonton, Level 3 sebanyak 50 persen penonton, Level 2 bisa dihadiri 75 persen penonton dan Level 1 sebanyak 100 persen penonton.
Dalam kesempatan itu juga ditetapkan bahwa pelaku perjalanan domestik yang sudah melakukan vaksinasi dosis kedua dan lengkap tidak perlu membawa hasil tes Covid-19 untuk naik semua alat transportasi.
Tag
Berita Terkait
-
Pemerintah Longgarkan Aturan Covid-19, Perayaan Juara BRI Liga 1 Bisa Dihadiri Penonton?
-
Ditekuk Prawira Bandung, Indonesia Patriots Telan Kekalahan Ketiga Beruntun di IBL 2022
-
Hasil IBL 2022: Pelita Jaya Tumbang, Bima Perkasa Tundukkan Bumi Borneo
-
Hangtuah Kalahkan Bumi Borneo via Overtime, Berikut Rekap Hasil IBL Hari Ini
-
Satria Muda Resmi Depak William Tinsley
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Musyawarah PERBASASI DKI Jakarta Lancar, Fokus Pengembangan Prestasi dan Persiapan Menuju PON
-
NOC Indonesia Tetapkan Dua Anggota Baru Usai Rapat Anggota Tahunan
-
Resmi! PB Padel Indonesia Jadi Anggota NOC, Buka Jalan Menuju Pentas Dunia
-
Ketua KOI Soroti Krisis Anggaran, Sebut Kondisi Olahraga Indonesia Sedang Tidak Baik-Baik Saja
-
NOC Berikan Penghargaan untuk 10 Pelaku Olahraga Salah Satunya Timnas Futsal Indonesia
-
Tembus Rute Neraka 1.034 KM, Juney Hanafi Jadi Orang Indonesia Pertama Juara Lintang Flores
-
Veda Ega Pratama Bangkit di Le Mans, Lolos Langsung ke Q2 Moto3 Prancis
-
Mario Aji Terpuruk di Le Mans, Gagal Masuk 14 Besar dan Mulai Moto2 Prancis dari Q1
-
MotoGP Terapkan Aturan Baru Pit Lane di GP Prancis, Pengawasan Makin Ketat
-
Marc Marquez Ambil Jalan Berbeda di Le Mans, Ducati Terbelah Opsi Aero GP26