Suara.com - Usaha Maverick Vinales untuk mengecewakan mantan timnya, Monster Yamaha menemui kegagalan usai dirinya finis di MotoGP Qatar di urutan 12.
Pembalap ini gagal mengungguli duo tim pabrikan Yamaha, Franco Morbidelli yang finis di urutan 11 dan Fabio Quartararo yang berada di urutan 9.
Dilansir dari Crash, Vinales mengaku butuh usaha lebih keras untuk tampil moncer bersama Aprilia.
"Ini hasil yang mengecewakan, tak sejalan dengan harapan saya dan tim, saya belum klik dengan sektor depan motor dan ketika masuk ke tikungan," kata pemenang MotoGP Qatar 2021 saat masih di tim Yamaha ini.
"Kami masih punya banyak pekerjaan untuk diselesaikan, kami menemukan feeling saat tes pramusim, namun kami kehilangannya saat balapan," lanjut eks rekan setim Fabio Quartararo tersebut.
Vinales mengatakan bahwa dirinya gagal meraih kecepatan optimal di MotoGP Qatar 2022.
"Saya tak membuat kesalahan, motor saya tak mengalami penurunan performa khususnya di bagian ban, namun saya tak bisa meraih kecepatan yang bagus juga," kata pria Spanyol ini.
"Ini bukan hasil yang bisa kami terima," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Spesifikasi dan Harga Yamaha Fino 2021, Alternatif Honda Scoopy yang Patut Dilirik, Apa Keunggulannya?
-
The Best 5 Oto: Donasi Lamborghini dan Ferrari untuk Warga Ukraina, General Motors Lahirkan Brand Premium Halo Cars
-
Tak Raih Podium di MotoGP Qatar 2022, Franco Morbidelli Sebut Yamaha Alami Penurunan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko