Suara.com - Marc Marquez kembali didera cedera mata diplopia. Pembalap Repsol Honda harus beristirahat setidaknya setengah tahun lamanya untuk proses penyembuhan.
Hal ini diutarakan langsung oleh dokter sepesialis mata yang menangani cedera mata Marquez, Josep Visa.
Untuk penyembuhan total, pembalap berjuluk The Baby Alien ini harus rehat selama 6 bulan lamanya untuk penyembuhan yang maksimal.
Dengan absennya ini, pastinya harapan Marc Marquez untuk menjadi juara dunia MotoGP 2022 kembali pupus.
Bagaimana tidak, selama 6 bulan ia harus melewati setidaknya 16 seri balapan di MotoGP 2022.
Namun pihak Repsol Honda belum mengonfirmasi terkait absennya Marc Marquez di MotoGP 2022 ini.
"Sering kali, tanpa perawatan apa pun, diplopia membaik, seperti yang terjadi pada Marquez tahun lalu. Saya selalu merekomendasikan waktu tunggu sekitar enam bulan. Jika tidak ada perbaikan, pada bulan ketiga atau keempat kami merekomendasikan operasi," kata Josep Visa dilansir dari Motosan.
Namun, di sisi lain Josep Visa menekankan kondisi setiap orang berbeda-beda. Untuk kasus Mac Marquez, mengingat ia adalah seorang pembalap pastinya dituntut agar bisa kembali secepatnya.
"Namun, harus diperhatikan bahwa setiap orang memiliki kebutuhannya masing-masing dan dalam kasus seperti atlet elite tenggat waktu harus berbeda karena kebutuhan mereka berbeda," pungkasnya.
Baca Juga: Top 5 Sport: Greysia Polii Sambangi Markas Inter Milan, Jumpa Dua Legenda Nerazzurri
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko