Suara.com - Walaupun tak semoncer seperti saat masih ada di Ducati, pembalap RNF Yamaha, Andrea Dovizioso kini tengah mengerjakan beberapa ide untuk membantu meningkatkan kecepatan tikungannya di M1, dengan hasil positif.
Dilansir dari Crash, inspirasi datang bukan dari perubahan set-up atau analisis data, tetapi dari rekaman video.
"Kami banyak bekerja pada data. Mencoba menganalisis, membandingkan. Tetapi untuk seorang pembalap dan terutama dalam situasi saya, di mana saya benar-benar masih harus beradaptasi dengan cara saya mengendarai motor, ketika saya melihat beberapa video, itu sangat membantu saya," kata Dovizioso.
"Sayangnya, kami tidak bisa mendapatkan banyak video. Saya pikir mulai akhir pekan ini kami akan mendapatkan lebih banyak dari Yamaha, untuk dibandingkan dengan pembalap lain. Manajer Simone Battistella menunjukkan kepada saya sesuatu setelah pemanasan di Argentina, hanya di satu sudut, dan itu membantu saya untuk menikung lebih baik," lanjutnya.
"Dengan Yamaha Anda harus begitu cepat di tengah tikungan. Padahal biasanya di masa lalu, dengan motor lain, saya selalu mencoba menikung dengan sudut yang lebih sempit. Dan itu menjadi basis saya," tuturnya.
Terkait hal ini, Dovizioso belum bisa menjanjikan banyak hal khususnya pada MotoGP di COTA yang akan datang.
"Saya tidak ingin mengatakan saya telah menemukan sesuatu, tetapi saya merasa sedikit lebih baik dan pasti saya harus pergi ke arah itu. Tapi sayangnya, sangat tidak wajar bagi saya untuk berkendara dengan cara itu dan setiap akhir pekan itu tidak datang secara naluriah, jadi saya kehilangan banyak waktu."
Dovizioso berharap kehadiran juru kamera Yamaha di COTA akan membantunya mempercepat proses itu.
Baca Juga: Ada Syarat untuk Marc Marquez agar Bisa Ikut Balap MotoGP Amerika 2022, Apa Itu?
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026