Suara.com - Pembalap Mooney VR46 Racing, Luca Marini membeberkan kekurangan motor Ducati yang dikendarai jelang MotoGP Portugal 2022.
Di beberapa seri MotoGP yang telah digelar, ia merasa performa motor Ducati belum begitu mumpuni. Hal ini membuat dirinya susah bersaing dengan rival-rivalnya.
Dari beberapa seri yang sudah digelar, ia tak mampu menembus 10 besar. Prestasi terbaiknya hanya berada di posisi ke-11, yakni saat dirinya berlaga di MotoGP Argentina 2022.
Oleh karena itu, ia membeberkan kekurangan motor Ducati yang ditungganginya salah satunya yakni masalah akselerasi dan kurangnya kecepatan pada trek lurus.
Hal ini berbeda dengan motor Ducati yang digunakan pabrikan yang begitu melesat jauh dan mempunyai akselerasi yang cukup mumpuni.
"Saya selalu kekurangan akselerasi dan kecepatan di trek lurus dibandingkan dengan Ducati lainnya. Kami perlu menganalisis dan memahami persis mengapa. Itu adalah masalah utama dan sisanya hanyalah konsekuensi," kata Luca Marini dilansir dari News Italia-24.
Bahkan ia menyebut saat dirinya berlaga di COTA Amerika, ia tak mampu menaklukan beberapa tikungan.
"Kemudian di lap pertama balapan, saya memotong varian antara tikungan 2 dan 3, saya memperlambat agar tidak mengambil penalti dan saya tidak bisa kembali dari grup. Sayang sekali, saya tidak sabar untuk kembali bekerja di Eropa," jelasnya.
Ia menegaskan pihak tim segera memperbaikinya untuk menyambut MotoGP Portugal 2022 yang digelar pada 24 April 2022 mendatang. Semoga masalah ini bisa segara kelar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Maverick Vinales Sebut Kondisi Bahunya Kian Membaik Usai Cedera
-
PBVSI Panggil 16 Pemain untuk AVC Nations Cup dan SEA V League,: RIvan Nurmulki Kembali!
-
Junas Miradiarsyah Ungkap Rahasia di Balik LIMA UNIFEST 2026: Baru, Inovatif, dan Festive!
-
Usai Juara Thailand Open 2026, Chafidz Yusuf Soroti Konsistensi Leo/Daniel
-
Veda Ega Pratama Bertahan di Lima Besar Klasemen Moto3 2026 Usai Seri Catalunya
-
Mario Suryo Aji Turun ke Posisi 24 Klasemen Moto2 2026 Usai Absen di Catalunya
-
Jakarta Bhayangkara Presisi Ukir Sejarah, Juara AVC Men's Champions League 2026
-
Juara Thailand Open 2026, Leo/Daniel Diingatkan soal Konsistensi
-
Klasemen MotoGP 2026: Berkah Penalti Catalunya, Marco Bezzecchi Makin Kokoh Tinggalkan Jorge Martin
-
Johann Zarco Lolos dari Maut usai Kaki Terjepit Roda Motor Bagnaia di MotoGP Catalunya