Sport / Balap
Senin, 04 April 2022 | 13:23 WIB
Pembalap Mooney VR46 Racing Team Luca Marini memberikan keterangan pers seusai menjadi yang tercepat pada hari kedua tes pramusim MotoGP 2022 di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, NTB, Sabtu (12/2/2022). ANTARA FOTO/Andika Wahyu/rwa.

Suara.com - Pebalap Mooney VR46 Racing Team, Luca Marini sempat membuat kejutan dengan hasil apik di sesi kualifikasi yang membuatnya berhak start dari posisi ketiga pada MotoGP Argentina 2022, Minggu (3/4/2022).

Luca Marini meraih posisi start di baris depan dalam keadaan tak ideal di mana Mooney VR46 Racing Team merupakan salah satu tim yang barang-barangnya tertahan di cargo yang telat didatangkan Dorna.

MotoGP Argentina 2022 memang berlangsung cukup unik. Dorna memutuskan menghapus hari pertama yang biasanya bergulir Jumat karena keterlambatan cargo.

Hal itu bikin pesiapan banyak tim terlampau singkat sebelum menjalani sesi kualifikasi pada Sabtu (2/3/2022) dan balapan sehari setelahnya.

Meski timnya mendapat banyak hambatan, Luca Marini pada akhirnya membuktikan bahwa dirinya mampu menjawab tantangan. Adik tiri Valentino Rossi itu bersaing di posisi terdepan dalam sesi kualifikasi dan berhak start dari posisi ketiga.

Namun, performa apik Luca Marini pada Sabtu berbanding terbalik ketika balapan utama. Dia tak mampu menjaga kecepatan hingga posisinya terus melorot dan akhirnya finis di urutan ke-11.

Sebelum balapan, Marini sempat memuji kerja keras timnya. Dia merasa motor Ducati sangat cocok untuknya. Dia pun berharap bisa meraih hasil terbaik.

"Anak-anak berpacu dengan waktu dari pukul empat pagi ini untuk bisa berada di trek untuk latihan bebas. Terima kasih kepada mereka dan Ducati, perasaan saya dengan motor benar-benar sempurna," kata Luca Marini saat itu dikutip dari Tuttomotoriweb, Senin (3/4/2022).

“Kami bekerja sangat keras, kami memiliki beberapa masalah di dua balapan pertama, tetapi sekarang kami berada di jalur yang benar dan kami mengambil tindakan untuk segalanya."

Baca Juga: Top 5 Sport Sepekan: Aksi Jonatan Christie Bikin Lawan Melongo di Final Swiss Open 2022

“Di balapan nanti akan lebih sulit, kami masih belum tahu ban mana yang akan kami gunakan karena, dengan sesi yang sepenuhnya direvisi, kami tidak menghabiskan banyak waktu di trek."

"Saya tidak tahu apakah medium atau soft akan lebih baik di bagian belakang dan dalam hal ini pemanasan juga akan sangat penting untuk menyetel elektronik dan semua detail lainnya. Ada banyak pebalap yang kuat, kami harus menjaga detail dan bisa konsisten untuk tetap di depan."

Load More