Suara.com - Pembalap Pramac Racing, Johann Zarco gagal meraih podium pertama di MotoGP Portugal 2022. Ia kalah cepat dengan Fabio Quartararo yang finish pertama.
Meski kalah, Johann Zarco justru melontarkan pujian kepada pembalap berjuluk El Diablo tersebut.
Quartararo mampu tampil konsisten dan kecepatannya sulit ditandingi. Meski sudah mencoba untuk menyalip, tetapi usaha Johann Zarco tak membuahkan hasil.
Seusai balap berakhir, Zarco menyebut kecepatan Fabio Quartararo memang cukup luar biasa.
"Saya berusaha mengejar dan mendapat kecepatan karena ban baru membuat perasaan lebih baik," kata Zarco dilansir dari Paddock-GP.
"Penting untuk bisa mengamankan podium, sampai kemudian saya menekan lebih keras dan berhasil memperkecil jarak," ucap Zarco.
Zarco pun menyebut kalau Fabio Quartararo tampil solid sepanjang balapan. Ia melihat semangat Fabio Quartararo untuk meraih podium membara.
Meski hanya meraih podiu kedua, Johann Zarco merasa poin ini menjadi penting untuk bersaing menjadi juara dunia MotoGP 2022.
Baca Juga: Fabio Quartararo ke Puncak Klasemen MotoGP 2022 Setelah Menang di Portugal
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Kyrie Irving Datang ke Indonesia Disambut Antusias Freestyle Street Basket Tanah Air
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026