Suara.com - Timnas bulu tangkis Indonesia menurunkan formasi pemain utama dalam upayanya mempertahankan gelar juara Piala Thomas saat menghadapi India pada babak final yang akan berlangsung di Impact Arena Bangkok, Thailand, Minggu, pukul 13.00 WIB.
Dengan susunan yang sama, Indonesia berhasil keluar dari babak perempat final melawan China serta turut mengantarkan timnas menuju partai puncak saat mengalahkan Jepang di babak semifinal hari Jumat.
Anthony Sinisuka Ginting sebagai tunggal pertama, akan menghadapi Lakshya Sen. Berdasarkan catatan BWF di laman resminya, pertemuan perdana kedua pemain yang terjadi di German Open bulan Maret tak berakhir baik bagi Indonesia.
Saat itu Ginting dikalahkan Sen yang kini menempati peringkat sembilan dunia.
Ganda putra pertama, akan memainkan Mohammad Ahsan/Kevin Sanjaya Sukamuljo melawan Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty. Kedua pasangan juga pernah bersua pada ajang penyisihan grup Kejuaraan Beregu Asia 2018.
Saat itu, Ahsan/Kevin kalah dalam rubber game. Meski begitu, penampilan pasangan Ahsan/Kevin saat melawa China dan Jepang sebelumnya menunjukkan tren positif dan tampil solid.
Pada partai tunggal kedua, Jonatan Christie yang jadi penentu Indonesia keluar dari perempat final saat melawan China, kali ini akan bertemu peringkat ke-11 Kidambi Srikanth.
Dalam catatan BWF, dari sembilan pertemuan mereka, Jonatan sudah mengamankan lima kemenangan di antaranya. Termasuk dua kemenangan terakhir yang terjadi pada Swiss Open dan Korea Open tahun ini.
Lalu di partai ganda kedua, giliran Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto bertemu pasangan M.R. Arjun/Dhruv Kapila. Catatan pertemuan Fajar/Rian atas Arjun/Kapila juga sangat baik, dengan skor 3-0 yang didapat dari Denmark Open 2021, Swiss Open 2022, dan Kejuaraan Beregu Asia 2022.
Baca Juga: Catatan Pertemuan Indonesia vs India Jelang Final Piala Thomas 2022
Pada partai terakhir, Shesar Hiren Rhustavito akan menjadi penentu nasib Indonesia seandainya partai terakhir dimainkan. Namun lawan dari pebulu tangkis asal Sukoharjo, Jawa Tengah ini yaitu H.S. Prannoy punya catatan keunggulan 0-2.
Meski begitu, kedua kemenangan Prannoy didapat dari turnamen yang sudah cukup lama yaitu India Grand Prix 2010 dan New Zealand Open 2017.
Berikut susunan pemain Indonesia vs India di babak final Piala Thomas 2022:
- Tunggal putra: Anthony Sinisuka Ginting vs Lakshya Sen
- Ganda putra: Mohammad Ahsan/Kevin Sanjaya Sukamuljo vs Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty
- Tunggal putra: Jonatan Christie vs Kidambi Srikanth
- Ganda putra: Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto vs M.R. Arjun/Dhruv Kapila
- Tunggal putra: Shesar Hiren Rhustavito vs H.S. Prannoy.
Berita Terkait
-
Catatan Pertemuan Indonesia vs India Jelang Final Piala Thomas 2022
-
Jelang Final Piala Thomas 2022, Indonesia Matangkan Persiapan
-
Indonesia Maju ke Final Piala Thomas 2022 Setelah Menang Dramatis dari Jepang
-
Momen Anthony Ginting Debat dengan Wasit, Hingga Minta Maaf ke Kento Momota di Piala Thomas 2022
-
Duel Berkelas Anthony Ginting dan Kento Momota di Piala Thomas 2022 Bikin BWF Terkesima
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Jakarta Electric PLN Mobile Tumbangkan Medan Falcons di Putaran Kedua Proliga 2026
-
PB Djarum Gelar Kejuaraan Klub Mitra 2026: Adopsi Format Piala Thomas, Uber, dan Sudirman
-
Alasan Bank Jakarta Bantu Pelita Jaya Arungi IBL 2026
-
Bank Jakarta Gandeng Pelita Jaya, Targetkan Prestasi dan Sport Tourism
-
Jorge Martin Pulih dari Cedera, Siap Ikuti Tes MotoGP di Buriram
-
Satu Hati untuk Jakarta: Pelita Jaya dan Persija Resmi Berkolaborasi
-
Jelang GFNY Belitung 2026, Komunitas Roadbike Jakarta Gelar Group Ride 40 Km
-
Anthony Garbelotto Bongkar Kunci Kestaria Bengawan Solo Jungkalkan Dewa United
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
-
Menggiurkan! BWF Ubah Aturan Bulu Tangkis: Jadwal Makin Padat, Hadiah Tembus Rp452 M