Suara.com - Pebulu tangkis spesialias ganda putra Yeremia Rambitan menjadi sorotan netizen. Pasangan dari Pramudya Kusumawardana melontarkan celetukan tak terpuji ketika live di media sosial TikTok.
Pasangan Pramudya Kusumawardana/ Yeremia Rambitan berhasil menyumbangkan medali perak untuk kontingen Indonesia di SEA Games 2021. Mereka menyumbang perak setelah kalah dari perang saudara.
Pramudya Kusumawardana/ Yeremia Rambitan harus mengakui kompatriotnya Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin yang menang dengan skor 17-21 dan 19-21.
Nah, berhasil menyumbang medali perak di SEA Games 2021, Yeremia Rambitan malah membuat geram netizen Indonesia. Pasalnya pebulu tangkis berusia 22 tahun ini dianggap melakukan pelecehan verbal terhadap panitia ajang multi olahraga di Asia Tenggara ini.
Momen ini terjadi ketika Yeremia melakukan siaran langsung via akun TikTok pribadinya. Rekaman tersebut kemudian beredar luas di Twitter karena ia memberikan celetukan tak terpuji.
"I love you and i want to f*** you," ucap Yeremia yang diduga melontarkan komentar itu ke panitia SEA Games 2021.
Alhasil video rekaman Yeremia Rambitan langsung viral. Banyak netizen geram dengan tingkah laku ganda putra Indonesia ini karena sudah mengarah dalam pelecehan verbal.
Sejauh ini belum ada pernyataan resmi dari Yeremia atau pihak PBSI. Bahkan pebulu tangkis berusia 22 tahun ini telah membatasi kolom komentar di Instagramnya.
Baca Juga: Media Vietnam Peringatkan Eks Asisten Shin Tae-yong yang Gantikan Posisi Park Hang-seo
Tag
Berita Terkait
-
Om Hans Umumkan Pensiun! Ini Sepak Terjang Hans-Kristian Vittinghus Sebagai Pebulutangkis
-
Presiden Jokowi akan Kucurkan Bonus untuk Atlet Berprestasi di SEA Games 2021
-
Menang Perang Saudara di SEA Games 2021, Daniel Marthin Mengaku Dibantu Pramudya Kusumawardana
-
Keren! PB Djarum Boyong Sembilan Gelar Juara di Tiga Turnamen Eropa
-
Menangi Perang Saudara, Leo/Daniel Rebut Medali Emas SEA Games 2021
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko