Suara.com - Ungkapan populer mengatakan bahwa dalam tim yang menang, tidak mau melakukan banyak perubahan. Mungkin itulah yang dipikirkan Enea Bastianini, pembalap Ducati terbaik musim ini, dia yang berkompetisi di Desmosedici GP21.
Pembalap italia itu akan menolak fairing baru, yang digunakan pada motor tim resmi yang disediakan pabrik untuknya.
Dilansir dari Motorcycle Sports, ada dua alasan untuk ini: pertama, ia melakukannya dengan sangat baik dengan paket kompetitif yang telah digunakan dan kedua, karena hanya dapat memilih satu versi fairing dan lebih suka menunggu yang baru untuk diuji sehingga dapat memutuskan dengan lebih baik mana yang lebih disukainya.
"Dall'Igna melakukan lebih dari apa yang dijanjikan ke Enea, dia memberinya lebih banyak hal dibanding kontrak, sampai pada titik di mana kami memiliki beberapa bagian dari GP22. Kami menguji fairing di Jerez dan kami sedang menunggu versi kedua, yang akan datang pada bulan Agustus di Silverstone. Kami hanya bisa menyetujui satu jadi kami lebih suka menunggu. Satu-satunya hal yang tidak kami miliki adalah perangkat untuk menurunkan bagian depan motor, jika tidak maka akan sama dengan motor tim resmi' kata agen Bastianini, Carlo Pernat.
Sumber lain, yang diduga anggota tim Gresini, mengatakan bahwa fairing baru akan diuji di Barcelona dan bukan Silverstone, seperti yang dikatakan Pernat.
"Untuk saat ini Bastianini telah memutuskan untuk tidak menggunakan fairing ini. Dia sedang menunggu tes yang mengikuti di Barcelona untuk mengujinya lagi."
Bahkan sang pebalap merasa sangat baik dengan GP21 dan merasa bahwa perubahan sekarang akan membutuhkan upaya ekstra untuk beradaptasi yang dapat mempengaruhi penampilannya di balapan. Tes di Barcelona dijadwalkan pada 6 Juni, senin setelah balapan di trek yang sama.
Saat itulah keputusan akan dibuat. Antara fairing GP21, GP22 saat ini atau evolusi yang direncanakan untuk GP22, yang akan diuji di Barcelona.
Baca Juga: Jelang MotoGP Italia 2022, Andrea Dovizioso Pasrah dengan Motor Yamaha
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Padukan Olahraga dan Festival Budaya, Bhinneka Run 2026 Janjikan Pengalaman Lari Berbeda di TMII
-
Erick Thohir Puji IBL, Lima Musim Hadirkan Lima Juara Berbeda
-
Ranking FIVB Timnas Voli Indonesia Usai Juara AVC Cup 2026
-
Drama 5 Game Final Berakhir Manis, Cesar Camara Puji Mentalitas Juara Bogor Hornbills
-
David Nuban Ungkap Kunci Bogor Hornbills Juara IBL 2026: Bukan Cuma Thibodeaux!
-
Sejarah Baru! Bogor Hornbills Resmi Jadi Juara IBL 2026 Usai Bungkam Pelita Jaya di Game Penentuan
-
Reaksi Geram Publik Korsel Usai Timnas Voli Indonesia Cetak Sejarah di AVC Cup 2026
-
Perjalanan Timnas Voli Indonesia Juara AVC Cup 2026: Pembalasan Sempurna Boy Arnez Cs
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Running Fest 2026 di Masjid Al Ikhlas, Bukti Olahraga Bisa Satukan Perbedaan