Suara.com - Istora Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta mulai bersolek jelang menggelar dua turnamen bulu tangkis Indonesia Masters dan Indonesia Open 2022.
Melansir Antara, Kamis (2/6/2022), puluhan pekerja tengah sibuk mempercantik arena yang memiliki kapasitas 7.166 kursi tersebut.
Ketika memasuki pintu utama, Istora tampak berubah dengan berdirinya booth besar. Meski belum rampung dikerjakan, kemewahan dari stand yang ada di sekitar Istora sudah mulai terasa.
Selain pintu depan, sejumlah area di Istora juga tengah dalam pembenahan. Deretan booth yang nantinya digunakan untuk berbagai kegiatan mulai bertebaran di luar arena pertandingan.
Terlihat pula sejumlah pekerja yang berada di bagian atas Istora tengah memasang kabel, lampu, dan atribut lainnya yang bernuansa olahraga tepok bulu.
Lanjut ke bagian dalam, terdapat tiga arena yang sudah di pasang karpet lapangan bulu tangkis. Ketiga lapangan masih tertutup lapisan pelindung. Pada sisi lapangan tampak pula pekerja yang tengah memasang lampu-lampu penuh warna.
Ratusan lampu nantinya bakal menghiasi langit-langit Istora dan membuat pergelaran Indonesia Masters dan Indonesia Open 2022 makin semarak.
Exsa, seorang Lighting Designer dari Delight mengatakan khusus untuk pengerjaan pencahayaan dilakukan mulai hari ini. Sedangkan karpet lapangan yang digunakan sudah terpasang sejak kemarin.
"Untuk pencahayaan target selesai 5 Juni atau dua hari sebelum turnamen dimulai. Terdapat enam set lampu entertain. Ada lampu ambience untuk menyemarakkan suasana dan juga ampu untuk moving yang nantinya mengikuti alunan musik," kata Exsa saat ditemui pewarta di Istora, Kamis.
Baca Juga: Apriyani dan Fadia Siap Tampil Maksimal di Indonesia Open 2022
Bergulir beriringan
Indonesia Masters dijadwalkan bergulir pada 7-12 Juni. Setelah itu dilanjutkan dengan turnamen dengan level yang lebih tinggi yakni, Indonesia Open pada 14-19 Juni.
Istora kembali digunakan untuk turnamen bulu tangkis setelah satu tahun tidak ada kegiatan bulu tangkis karena pandemi COVID-19. Kali terakhir turnamen tepok bulu berlangsung di Istora saat Indonesia Masters 2020.
Setelah itu, turnamen bulu tangkis di dunia banyak yang ditunda bahkan dibatalkan. Pada 2021, Istora tidak menjadi tuan rumah Indonesia Masters dan Indonesia Open dan pindah ke Bali International Convention Center, Badung, Bali.
Kini Istora bakal kembali bergemuruh. Khusus untuk Indonesia Masters 2020 yang menjadi kali terakhir Istora menjadi tuan rumah, tiga wakil Indonesia sukses menjadi juara.
Mereka adalah Anthony Sinisuka Ginting (tunggal putra), Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon (ganda putra), dan Greysia Polii/Apriyani Rahayu (gada putri).
Tag
Berita Terkait
-
Indonesia Masters 2022: Anthony Ginting Siap Revans Kunlavut
-
Antusias Penonton Tinggi, Indonesia Masters dan Indonesia Open 2022 Diklaim Bakal Meriah
-
Anthony Ginting Ingin Kembali Jadi Raja di Indonesia Masters 2022
-
Tiket Indonesia Masters dan Indonesia Open 2022 Ludes Terjual, Ketum PBSI Lega
-
Pebulu Tangkis Malaysia Akui Kehebatan Ganda Putra Indonesia, Gentar Jelang Indonesia Masters
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
Terkini
-
Jafar/Felisha Tersingkir di 16 Besar BAC 2026, Akui Kesulitan Tembus Pertahanan Lawan
-
Final Four Proliga 2026 di Solo, Perebutan Juara Putaran Pertama Panas Sejak Hari Pertama
-
BAC 2026: Jonatan Christie ke Perempat Final, Akui Sempat Buta Kekuatan Lawan
-
Sikat Rival Lama di BAC 2026, Alwi Farhan: Tak Mudah Lewati Tekanan
-
Kalah dari Watanabe di BAC 2026, Ubed Petik Pelajaran dari Mental Pantang Menyerah Lawan
-
Raymond/Nikolaus Akui Kalah Cepat dari Ganda Korea di BAC 2026
-
Fajar/Fikri Jadikan Laga Pembuka BAC 2026 sebagai Pemanasan
-
Menang Dramatis, Amri/Nita Melangkah ke Babak 16 Besar BAC 2026
-
Jafar/Felisha Ingin Ulangi Prestasi Tahun Lalu di BAC 2026
-
Adnan/Indah Akui Tertekan Sejak Awal Usai Tersingkir di BAC 2026