Suara.com - Persaingan di papan atas MotoGP 2022 memang cukup sengit. Saat ini, pembalap Monster Energy Yamaha Fabio Quartararo masih berada di puncak klasemen sementara MotoGP 2022.
Di posisi kedua terdapat nama pembalap Aprilia, Aleix Espargaro dengan selisih poin 21. Aleix pun belum mau angkat bendera putih terlalu dini.
Ia bertekad ingin menggeser posisi Fabio Quartararo di posisi puncak dan menjadi juara dunia MotoGP 2022. Meski sedikit lelah, tetapi ia masih yakin mampu mengejarnya.
“Jujur, saya sangat lelah. Saya perlu istirahat, bukan lima minggu, tetapi secara mental tahun ini benar-benar berbeda bagi saya dari masa lalu. Saya kira itu normal, saya berjuang untuk gelar,” kata Aleix, dikutip dari Speedweek.
“Pada Sabtu, saya sedang duduk bersama putra saya di Assen, kami sedang menonton film dan saya sangat lelah. Saya butuh istirahat agar pikiran saya bisa tenang,” sambungnya.
“Namun, saya senang karena saya mengatakan, saya ingin menjalani jeda musim panas dengan selisih 21 poin. Saya akan terus berusaha,” tambahnya.
Pada MotoGP Belanda 2022, Aleix memang mampu mempertipis jarak dengan Fabio Quartararo setelah finish di posisi keempat.
Sedangkan Fabio Quartararo sendiri gagal finish karena terjatuh 2 kali pada balap tersebut usai terlibat kecelakaan dengan Aleix Espargaro. Hal inilah yang membuat persaingan di klasemen MotoGP 2022 makin sengit.
Baca Juga: Top 5 Sport: Tumbangkan Wakil Tuan Rumah di Malaysia Open 2022, Shesar Hiren Rhustavito Girang
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Polytron Indonesia Open 2026: Kembalinya Demam Bulu Tangkis dan Inovasi yang Tak Pernah Habis
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
AQUA dan DBL Bersatu, Dukung Generasi Muda Tetap Prima di Lapangan
-
ASC Padel Team Resmi Dibentuk, Datangkan Pelatih Asal Spanyol Hingga Bidik Panggung Dunia
-
Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026
-
Singkirkan Justin Hoh, Ubed Penuhi Target Lolos ke Semifinal Australian Open 2026
-
Buka Peluang ke World Marathon Majors, Pancasakti Run 2026 akan Dihadiri Ahok hingga Sandiaga Uno
-
Faktor Kenyamanan Bantu Alwi Farhan Melaju ke Semifinal Australian Open 2026
-
Rehan/Gloria Akui Kurang Sabar saat Tersingkir di Perempat Final Australian Open 2026
-
Tersingkir di Australian Open 2026, Leo/Daniel Jadikan Kekalahan dari Liang/Wang Tolok Ukur