Suara.com - Nick Kyrgios sudah menunggu lama menjadi penantang serius untuk gelar Grand Slam sejak menggebrak Wimbledon sewaktu masih petenis remaja pada 2014 dengan mencapai perempatfinal.
Tahun-tahun berikutnya, petenis Australia yang luar biasa ini terperosok dalam ruang gelap dengan terus menjadi berita utama karena perilaku salah, bahkan selama dua pekan ini dengan sorotan karena menghadapi tuduhan dugaan penyerangan di Canberra.
Tetapi ada sesuatu dalam cara petenis berusia 27 tahun itu mencapai semifinal Grand Slam pertamanya untuk menghadapi Rafael Nadal di mana sudah siap membuktikan diri kepada mereka yang meragukan dia bahwa mereka salah.
Melawan Cristian Garin di perempatfinal Wimbledon 2022, Rabu (6/7/2022) malam WIB, Kyrgios untuk pertama kali menjadi favorit dalam perempatfinal sebuah Grand Slam setelah menghadapi Milos Raonic dalam babak ini pada 2014 dan Andy Murray dalam babak delapan besar Australian Open 2015.
Bahkan tanpa memainkan performa terbaiknya, Kyrgios menangani sang lawan dengan tenang guna menang 6-4 6-3 7-6(5).
Setelah memastikan kemenangan itu untuk menjadi semifinalis Grand Slam putra pertama Australia dalam 17 tahun terakhir, Kyrgios duduk di kursi tepi lapangan tenggelam dalam pikirannya sendiri.
Kemudian dia menjelaskan apa yang ada dalam benaknya.
"Ada titik di mana saya hampir selesai dengan olahraga ini," kata Kyrgios seperti dilaporkan Reuters, Kamis.
"Jelasnya tahun ini saya memposting pesan mengenai kondisi mental saya pada 2019 ketika saya berada di Australian Open dengan pikiran melukai diri sendiri dan bunuh diri serta sebangsanya. Saya juga sempat ingin pensiun dini."
"Saya duduk di sana hari ini setelah pertandingan ini... menjadi semifinalis Wimbledon, ini pencapaian spesial untuk semua orang, khususnya saya."
Begitu banyak hal negatif berseliweran di sekitar Kyrgios dalam beberapa tahun terakhir sampai-sampai membuatnya beranggapan peluang tampil dalam final Grand Slam pun telah lama pupus.
"Saya beranggapan semua orang mungkin akan berkata, tidak, dia tidak memiliki kapasitas mental, dia tak punya kapasitas bugar, dia tidak disiplin, semuanya," ucap Kyrgios.
"Saya hampir meragukan diri saya sendiri dengan semua hal yang keluar masuk pikiran saya. Saya cuma duduk di sana hari ini dan menyerap semuanya. Pada saat yang sama, saya juga merasa tak mau berhenti di sini."
Di antara Kyrgios dan final Wimbledon 2022 ada juara Grand Slam 22 kali Nadal yang secara sensasional dia kalahkan dalam perjalanan ke perempatfinal edisi 2014.
Setelah Nadal mengungguli Taylor Fritz kendati bertanding sambil melawan cedera perut, fokus kini terarah kepada pertarungan kelas berat Jumat WIB esok.
Berita Terkait
-
Jamie Murray Umumkan Pensiun, Tutup Karier Panjang dengan 7 Gelar Grand Slam
-
Sapu Bersih 5 Piala, EXO Raih Gelar Music Show Grand Slam Lewat Lagu Crown
-
Sejarah Baru Tenis Dunia: Novak Djokovic Tembus 400 Kemenangan Grand Slam
-
Juara Grand Slam 7 Kali Venus Williams Umumkan Pernikahan dengan Andrea Preti
-
Berapa Ranking Emma Raducanu? Lawan Wakil Indonesia Janice Tjen di Babak Kedua US Open 2025
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
DBL Resmi Luncurkan Super Teacher, Benahi Manajemen Talenta Basket Pelajar
-
Antisipasi Format Baru BWF, Audisi Umum PB Djarum 2026 Cari Atlet Agresif dan Tangguh dari Luar Jawa
-
Sergio Veloso Resmi Latih Timnas Voli Putra Indonesia di AVC Mens Cup 2026
-
Lebih dari Sekadar Pace, Urban Crawl 5K Tantang Pelari Hadapi Gang Sempit hingga Tanjakan Jakarta
-
Saksikan Gelaran Perdana: Kejuaraan Berkuda IHR Piala Raja Mangkunegaran, Kings Cup Series
-
Janice Tjen Tersingkir di Babak Pertama WTA 1000 Roma
-
Marc Marquez Tertekan! Awal Buruk MotoGP 2026 Bikin Misi Juara Terancam
-
Deklarasi Bali Sepakati Enam Poin Krusial untuk Transformasi SEA Games
-
13 Atlet Panjat Tebing Indonesia Jadikan Seri Wujiang Pemanasan Asian Games
-
Pukau Publik, Pembalap Pertamina Enduro Dilirik Tim Pabrikan MotoGP