Suara.com - Tim pabrikan Aprilia tengah menjalani musim terbaiknya di MotoGP sejauh ini. Betapa tidak, jika berkaca dari hasil balapan dua tiga musim sebelumnya, pabrikan Aprilia ini tampak kesulitan bahkan untuk sekadar masuk podium, sesuatu yang kini dengan 'mudah' mereka lakukan.
Di balik itu, sang bos, Massimo Rivola berujar bahwa jelang paruh kedua MotoGP musim ini, dirinya khawatir dengan potensi lonjakan performa rivalnya. Uniknya, bukan Honda atau Ducati yang ia khawatirkan, tapi malah KTM.
Dilansir dari Motorcycle Sports, ia juga ingin timnya siap meladeni pabrikan 'oranye' ini yang disinyalir bakal tampil ganas di tahun depan.
"Sejujurnya, saya sedikit takut dengan KTM sejauh menyangkut musim 2023. Karena saya pikir mereka akan datang dengan mesin yang hebat," tutur Rivola.
"Saya tidak mengenal desainer mesin Kurt Trieb secara pribadi, tetapi saya yakin dia merencanakan sesuatu yang istimewa. Dan KTM sudah memiliki mesin yang sangat baik," imbuhnya.
Tidak seperti Aprilia, KTM sedang melalui musim yang agak rumit, dan tidak dapat secara konsisten ikut campur dalam perselisihan untuk perebutan barisan depan. Meski begitu, pabrikan asal Austria ini telah memenangkan balapan dan meraih podium pada tahun 2022.
Tak cuma itu, pembalap andalan mereka, Brad Binder, juga sedang berjuang untuk lima besar klasemen Kejuaraan Dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko