Suara.com - Untuk urusan trek basah, Jack Miller bisa disebut jagoannya. Beberapa kali gelaran balap saat trek basah, ia berhasil tampil maksimal dan mempecundangi para rivalnya.
Pembalap Ducati Lenovo tersebut juga mendapat julukan spesialis hujan di gelaran MotoGP. Beberapa kali tampil saat turun hujan, Jack Miller tak pernah mengecewakan para fans dan selalu tampil apik.
Terbukti 2 kemenangan diraihnya dari 3 seri yang berlangsung di trek basah. Kemenangan pertama ketika dirinya masih memperkuat Marc VDS Honda, ia berhasil meraih podium. Lalu pada MotoGP Prancis 2020, ia berjasil meraih kemenangan lagi.
Tak mau menyembunyikan tipsnya, ia pun membeberkan rahasianya di depan publik. Ia ternyata kerap sekalu berlatih di lintasan basah dan juga terbiasa mengendarai motor berbeda.
"Jalur tanah sedikit berhubungan dan juga berperan bahwa kami (orang Australia) terbiasa mengendarai motor yang berbeda," ujar Jack Miller dikutip dari Speedweek.
Satu lagi rahasianya yang membuat dirinya mampu melibas trek basah yakni memiliki feeling yang bagus dengan motor.
Jika sudah menyatu dengan motor, lintasan basah tak lagi menjadi halangan berarti buat dirinya.
"Jika saya tidak mengerti bagaimana menangani motor saat hujan, maka saya ingin belajar sampai saya mengerti. Jika Anda memiliki perasaan yang baik untuk sepeda, itu pasti akan membantu Anda di jalan basah," bebernya.
"Anda kemudian akan mendapatkan pemahaman yang sangat baik tentang apa yang dapat Anda harapkan dari ban, bagaimana kondisinya dalam kondisi hujan seperti itu dan seberapa banyak Anda dapat memuatnya. Tapi gaya berkendara saya juga membantu dalam hujan, sepanjang jalan saya menggerakkan motor balap,” pungkas pembalap berkebangsaan Australia tersebut.
Baca Juga: Mulai Terungkap! Kepala Kru Kasih Kode Jika Enea Bastianini akan ke Tim Pabrikan Ducati Musim Depan
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya