Suara.com - Persaingan atlet dari cabang olahraga para-atletik bakal berlanjut pada lomba ASEAN Para Games (APG) 2022 hari ini, Selasa (2/8/2022), dengan memperebutkan puluhan medali emas di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah.
Berdasarkan jadwal dari pihak penyelenggara, lebih dari 40 nomor perlombaan dari berbagai klasifikasi bergulir, dimulai dengan persaingan lempar cakram putri F11-13 dan lari 5km putra T46 pada pukul 07:30 WIB.
Seperti hari sebelumnya, perlombaan cabang olahraga atletik akan dibagi menjadi dua sesi yakni pagi dan siang mulai pukul 14:00 WIB.
Deretan atlet andalan Indonesia bakal turun dalam perlombaan, hari kedua. Beberapa di antaranya adalah yang kerap membela Merah Putih di pentas internasional.
Sebut saja Putri Aulia yang akan kembali bersaing pada nomor lari 200 meter putri T13.
Atlet yang mewakili Indonesia di Paralimpiade Tokyo 2020 itu pada hari pertama telah sukses menyabet medali emas pada nomor 100 meter.
Kini, dia juga menargetkan untuk bisa kembali mendulang medali emas pada nomor berikutnya.
"Tentu saja, kemenangan pada hari pertama memotivasi saya untuk kembali menjadi yang terbaik," kata Putri Aulia usai turun pada nomor 100 meter putri.
Selain Putri, ada peraih perunggu Paralimpiade Tokyo Saptoyogo Purnomo yang bakal bersaing untuk kali kedua di nomor lari 200 meter T36/37 putra.
Baca Juga: Tim Tenis Meja Indonesia Sementara Sumbang Enam Emas di APG 2022
Lalu ada juga Famini di nomor lempar lembing putri F56 dan Jaenal Aripin nomor 200meter T54 putra.
Masih banyak lagi wakil Indonesia yang bakal bersaing pada hari kedua perlombaan cabang olahraga para-atletik di ASEAN Para Games 2022.
Sejauh ini, Kontingen Indonesia telah mengoleksi 11 medali emas dari para-atletik. Jumlah tersebut melampaui target, kata sang pelatih Slamet Widodo, yakni 10 keping emas.
Meski begitu, baru dua atlet Indonesia yang telah resmi menerima medali. "Harapannya Indonesia menjadi juara umum dan para-atletik menjadi cabang olahraga yang menyumbangkan medali sebanyak-banyaknya. Hari ini tadi sudah berjalan dan sesuai target," katanya.
[Antara]
Berita Terkait
-
KND Kawal Hak Atlet Disabilitas, Kontingen Indonesia Raih 135 Emas di ASEAN Para Games 2025
-
Rahasia Indonesia Lampaui Target di ASEAN Para Games 2025, Raih 392 Medali!
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
Tiga Kunci Keberhasilan Para Judo Indonesia Sikat Semua Emas di ASEAN Para Games 2025
-
ASEAN Para Games 2025: Rebut Tujuh Emas, Jendi Pangabean Buktikan Konsistensi dan Dukungan Keluarga
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Kemitraan Lanjut di 2026, Mental Juara Sean Gelael Meningkat
-
Jakarta Electric PLN Mobile Tumbangkan Medan Falcons di Putaran Kedua Proliga 2026
-
PB Djarum Gelar Kejuaraan Klub Mitra 2026: Adopsi Format Piala Thomas, Uber, dan Sudirman
-
Alasan Bank Jakarta Bantu Pelita Jaya Arungi IBL 2026
-
Bank Jakarta Gandeng Pelita Jaya, Targetkan Prestasi dan Sport Tourism
-
Jorge Martin Pulih dari Cedera, Siap Ikuti Tes MotoGP di Buriram
-
Satu Hati untuk Jakarta: Pelita Jaya dan Persija Resmi Berkolaborasi
-
Jelang GFNY Belitung 2026, Komunitas Roadbike Jakarta Gelar Group Ride 40 Km
-
Anthony Garbelotto Bongkar Kunci Kestaria Bengawan Solo Jungkalkan Dewa United
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis