- Kontingen Indonesia meraih total 392 medali (135 emas) pada ASEAN Para Games 2025 di Thailand, melampaui target.
- Capaian tersebut mengantarkan Indonesia menempati peringkat kedua klasemen akhir, tepat di bawah tuan rumah Thailand.
- Atletik dan Renang menjadi tulang punggung perolehan medali signifikan, dengan beberapa atlet memecahkan rekor ASEAN dan Asia.
Suara.com - Kontingen Indonesia menorehkan prestasi membanggakan pada ajang ASEAN Para Games 2025 yang digelar di Nakhon Ratchasima, Thailand.
Di bawah komando Chef de Mission (CdM) Prof. Dr. Reda Manthovani, S.H., L.LM., Tim Merah Putih tak hanya mampu bersaing di papan atas klasemen akhir, tetapi juga melampaui target perolehan medali yang telah ditetapkan sebelumnya.
Hingga akhir kompetisi, Indonesia berhasil mengoleksi 392 medali, terdiri dari 135 medali emas, 143 perak, dan 114 perunggu. Raihan tersebut jauh melebihi target awal yang dipatok, yakni 82 emas, 77 perak, dan 77 perunggu.
Capaian ini sekaligus mengantarkan Indonesia menempati peringkat kedua klasemen akhir ASEAN Para Games 2025, tepat di bawah tuan rumah Thailand.
Chef de Mission Kontingen Indonesia, Reda Manthovani, mengapresiasi perjuangan para atlet yang dinilai mampu menunjukkan performa konsisten, disiplin tinggi, serta semangat juang luar biasa sepanjang kompetisi.
“Terima kasih telah mengharumkan nama Indonesia di panggung Asia Tenggara. Selamat atas perjuanganmu, para patriot bangsa. Kalian adalah inspirasi,” ujar Reda Manthovani, yang juga menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung RI.
Menurut Reda, keberhasilan ini tidak hanya mencerminkan capaian dari sisi kuantitas medali, tetapi juga kualitas perjuangan atlet dalam setiap pertandingan.
“Prestasi ini melampaui target yang kami tetapkan. Ini adalah bukti bahwa atlet disabilitas Indonesia memiliki kualitas, dedikasi, dan daya saing yang setara. Mereka bukan hanya berjuang untuk medali, tetapi juga membawa pesan penting tentang kesetaraan dalam pembangunan bangsa,” tegasnya.
Lebih lanjut, Reda menilai capaian kontingen Indonesia sejalan dengan Program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya kesetaraan penyandang disabilitas sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang unggul, inklusif, dan berkeadilan.
Baca Juga: ASEAN Para Games 2025: Indonesia Sudah Dapatkan 102 Emas, Masih Akan Bertambah Lagi
“Prestasi di ASEAN Para Games 2025 menjadi bukti konkret bahwa pembinaan olahraga disabilitas nasional terus mengalami kemajuan. Kebijakan pembangunan yang inklusif mampu menghasilkan capaian nyata di tingkat regional,” tambahnya.
Cabor Unggulan Lampaui Target
Sejumlah cabang olahraga tampil luar biasa dan menjadi tulang punggung perolehan medali Indonesia. Para Atletik mencatat pencapaian impresif dengan meraih 44 medali emas, jauh melampaui target awal sebanyak 25 emas.
Para Renang juga menunjukkan dominasi dengan torehan 29 medali emas, dari target semula delapan emas. Sementara itu, Para Badminton menyumbang 12 medali emas, melampaui target lima emas, sekaligus menempati posisi ketiga sebagai penyumbang emas terbanyak bagi kontingen Indonesia.
Catatan istimewa turut datang dari Para Judo, yang sukses menyapu bersih seluruh nomor pertandingan dan mengoleksi tujuh medali emas.
Indonesia juga berhasil keluar sebagai juara umum di beberapa cabang olahraga, seperti Para Angkat Berat dengan raihan sembilan emas dan empat perak, serta Para Panahan yang mengoleksi lima emas, dua perak, dan tiga perunggu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Jason Donovan Bertekad Pecahkan Rekor Pribadi di Asian Games 2026
-
Yogyakarta Tidak Punya Sirkuit Permanen, Kiandra Ramadhipa Latihan di Boyolali
-
Krisis Anggaran, Pelatnas Akuatik untuk Asian Games 2026 Terpaksa Dihentikan
-
Indonesia Ukir Sejarah Buruk! Pertama Kali Tersingkir di Fase Grup Piala Thomas
-
Tak Hanya Balap, Kiandra Ramadhipa Asah Public Speaking demi Karier Profesional
-
Piala Thomas 2026: Laga Hidup Mati Indonesia vs Prancis, Wajib Menang Demi Juara Grup
-
Sihir Jerez Kembali Hidup, Alex Marquez Raih Kemenangan Perdana Musim 2026
-
PBVSI Panggil 17 Pemain untuk Tiga Kejuaraan Internasional, Ada Debutan
-
Start dari Posisi 17, Veda Ega Pratama Finis Keenam di Moto3 Spanyol 2026
-
Pecco Bagnaia Ungkap Alasan Mundur dari MotoGP Spanyol 2026