Suara.com - Pebalap tim Pramac Racing Johann Zarco memecahkan rekor Sirkuit Silverstone pada Sabtu (6/8/2022) demi mengklaim pole position Grand Prix Inggris ketika MotoGP bergulir kembali setelah jeda musim panas.
Zarco meraih pole keduanya musim ini dengan mencetak lap tercepat 1:57,767 di babak kualifikasi, mengalahkan pebalap Aprilia Maverick Vinales dengan margin 0,098 detik yang bakal start dari P2. Jack Miller dari tim pabrikan Ducati melengkapi baris terdepan di P3, demikian laman resmi MotoGP.
Rekan satu tim Vinales, Aleix Espargaro harus ditandu dari trek setelah mengalami highside dan terjatuh keras di sesi latihan terakhir. Sang pebalap Spanyol dibawa ke pusat medis untuk menjalani pemeriksaan setelah kecelakaan tersebut.
Espargaro dinyatakan fit untuk membalap meski mengalami sejumlah memar di kaki kanannya dan kembali turun di Q2 dan sempat memecahkan rekor lap sebelumnya dengan catatan 1:57,966 untuk pole provisional.
Pada akhir sesi kualifikasi kedua, sang pebalap Aprilia kemudian melorot ke P6 setelah disalip tiga pebalap teratas dan akan start di baris kedua bersama Fabio Quartararo (Yamaha) dan Francesco Bagnaia (Ducati).
Quartararo, yang merasakan manisnya podium teratas Silverstone tahun lalu, bakal harus menjalani penalti long lap sebagai hukuman menyusul insiden yang melibatkan Espargaro di balapan seri ke-11 di Assen, Belanda.
Baris ketiga dihuni para pebalap Ducati, yaitu rookie Marco Bezzecchi (VR46), Enea Bastianini (Gresini) dan Jorge Martin (Pramac).
Quartararo menuju Silverstone dengan status pemuncak klasemen berbekal keunggulan 21 poin dari rival terdekatnya, Aleix Espargaro.
Di saat Quartararo terjatuh di Assen, Espargaro menjadi satu-satunya pebalap yang selalu mencetak poin dalam 11 balapan MotoGP musim ini.
Baca Juga: ASEAN Para Games 2022 Berakhir, INASPOC Serahkan Bendera APSF ke Kamboja
Sepuluh besar hasil kualifikasi:
1. Johann Zarco (Prima Pramac Racing) – 1:57,767
2. Maverick Viñales (Aprilia Racing) + 0,098
3. Jack Miller (Ducati Lenovo Team) + 0,164
4. Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha MotoGP™) + 0,171
5. Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team) + 0,194
6. Aleix Espargaro (Aprilia Racing) + 0,199
7. Marco Bezzecchi (Mooney VR46 Racing Team) + 0,334
8. Enea Bastianini (Gresini Racing MotoGP™) + 0,339
9. Jorge Martin (Prima Pramac Racing) + 0,407
10. Luca Marini (Mooney VR46 Racing Team) + 0,550
[Antara]
Berita Terkait
-
Drama Sprint Race MotoGP Amerika 2026: Jorge Martin Taklukkan Austin, Marquez dan Diggia Tergelincir
-
Menolak Jemawa, Marco Bezzecchi Masih Enggan Bicara Soal Gelar Juara Dunia
-
Jadwal MotoGP Amerika 2026, Nantikan Aksi Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama Dini Hari Nanti
-
3 Tantangan yang akan Dihadapi Marc Marquez di MotoGP Amerika 2026
-
Logo FIFASTRA Kembali Hiasi Motor Balap HRC di MotoGP 2026
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
PB ORADO Dorong Pembinaan Atlet Lewat Kejuaraan di Bandung
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis