Suara.com - Borna Coric yang baru kembali Maret setelah absen satu tahun karena cedera bahu, pada Minggu waktu setempat atau Senin (22/8/2022) WIB menundukkan unggulan keempat Stefanos Tsitsipas untuk menjuarai ATP Cincinnati Masters.
Petenis peringkat 152 dunia asal Kroasia itu mengalahkan bintang Yunani tersebut dengan 7-6 (7/0), 6-2 guna menjadi petenis berperingkat terendah yang pernah mengangkat trofi Masters.
"Jujur saja saya tak bisa berkata apa-apa. Sungguh perasaan yang luar biasa," kata sang juara seperti dikutip AFP. "Saya hanya akan menikmati ini."
"Saya kira saya bisa bermain bagus. Saya berlatih keras, dan saya tahu saya bisa memainkan tenis dengan baik, tetapi untuk memainkan level ini, saya sungguh tak menyangka," sambung dia.
Coric kalah dalam satu-satunya final level ini sebelumnya ketika takluk kepada Novak Djokovic di Shanghai empat tahun lalu.
Pada Minggu, Coric menyisihkan petenis Spanyol berperingkat 143 Roberto Carretero yang juga juara Hamburg 1996, sebagai pengangkat trofi Masters dengan peringkat paling rendah.
"Saya kini sudah memainkan lima pertandingan berturut-turut. Jadi saya perlu istirahat selama beberapa hari. Saya harus pulih dan bersiap menghadapi US Open."
Coric bangkit setelah sempat tertinggal pada set pertama dengan membuntuti Tsitsipas pada kedudukan 4-1 sebelum balik mengungguli lawannya itu untuk kemudian memenangkan tiebreak.
Momentum segera beralih kepada petenis Kroasia pada set kedua, di bawah dukungan sejumlah penggemar yang mengenakan warna kebangsaan Krosia.
Baca Juga: Tsitsipas Tumbangkan Medvedev di Semifinal Cincinnati Masters
Coric melepaskan tujuh ace dan menyelamatkan tiga dari empat break point saat menang dalam waktu dua jam.
Coric pun menaikkan statistik menang-kalahnya selama bertemu Tsitsipas dengan 2-1, setelah mundur pada pertemuan pertama mereka di Roma pada 2018 dan menang pada babak ketiga US Open 2020 dalam tiebreak set kelima.
Tsitsipas memuji perjalanan Coric selama di Cincinnati yang juga mengalahkan Rafael Nadal, Cameron Norrie dan Felix Auger-Aliassime.
"Anda sudah berulang kali membuktikan diri Anda," kata Tsitsipas. "Sungguh kebangkitan dari cedera yang menakjubkan. Anda membuktikan bahwa Anda berada di atas kami semua."
Tsitsipas mengaku masih memburu gelar lapangan keras luar ruangan pertamanya setelah kalah dalam enam final turnamen lapangan keras.
"Ini agak menyebalkan," kata petenis Yunani itu. "Saya masih berharap bisa kembali ke sini dan menjuarainya suatu hari nanti.
Berita Terkait
-
Stefanos Tsitsipas Berjuang Keras Singkirkan Jordan Thompson di Australian Open 2024
-
Novak Djokovic Kembali ke Turnamen AS, Dimulai di Cincinnati Masters
-
Carlos Alcaraz dan Iga Swiatek Tempati Unggulan Teratas di Cincinnati Masters
-
Italian Open 2023: Daniil Medvedev ke Final usai Bungkam Stefanos Tsitsipas
-
Daniil Medvedev Tantang Stefanos Tsitsipas di Semifinal Italian Open
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Puji Dampak IBL All-Star 2026, Ditjen Imigrasi Bentuk Tim Permudah Masuknya Pemain Asing
-
Pertamina Enduro Selangkah ke Grand Final Proliga 2026 Usai Tundukkan Electric PLN 3-2
-
Jakarta Bhayangkara Presisi Tumbangkan Samator 3-0, Persaingan Final Proliga 2026 Makin Ketat
-
Ketum PB IPSI Terpilih, Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
-
AVC Cup 2026: Timnas Voli Putra Indonesia Masuk Grup Neraka, Ada Thailand hingga Korea
-
Kisah Haru Prabowo di Munas IPSI, 34 Tahun Mengabdi Kembangkan Pencak Silat
-
IBL 2026: Pelita Jaya Resmi Datangkan Perrin Buford, Top Skorer Liga Jepang
-
Resmi Berstandar Dunia, Mangkunegaran Run 2026 Bakal Guncang Solo
-
Fajar/Fikri Tersingkir di Semifinal, Indonesia Tanpa Wakil di Final BAC 2026
-
Awal Positif di AARC 2026, Herjun Atna Firdaus Raih Podium di Sepang