Suara.com - Turnamen bola basket 3x3 yang dikelola Liga Bola Basket (IBL) bakal kembali bergulir setelah dipaksa vakum dalam dua tahun terakhir imbas pandemi COVID-19.
"Alhamdulillah setelah dua tahun sekarang kami bisa selenggarakan lagi," kata Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah seperti dimuat Antara, Jumat (2/9/2022).
IBL 3x3 Tournament 2022 yang juga menjadi kegiatan saat jeda antarmusim akan dimulai dengan Seri Bali yang dilangsungkan di Discovery Mall, Kuta, pada Sabtu esok dan Minggu lusa.
Turnamen 3x3 IBL ini berlangsung hanya sepekan setelah Satria Muda Pertamina Jakarta mengalahkan Pelita Jaya Bakrie dua gim langsung dalam babak final untuk menjuarai IBL 2022 pada 28 Agustus lalu di Bandung.
"Kami ingin setiap selesai musim IBL ini enggak boleh berhenti kegiatan, entah kompetisi seperti ini, atau ada rookie combine juga. Supaya secara kalender tetap panjang dan padat bagi semua tim," kata Junas.
Selepas dari Bali, turnamen berlanjut ke empat kota lain di Pulau Jawa dengan pertandingan bergulir tiap akhir pekan untuk lima pekan ke depan.
Seri Yogyakarta bakal digelar di Sleman City Hall pada 10-11 September, dilanjutkan Seri Surabaya di Supermall Pakuwon City pada 17-18 September, Seri Bogor pada 24-25 September dengan lokasi yang masih belum ditentukan, dan ditutup babak playoff di Bintaro Xchange Mall, Tangerang Selatan, pada 1-2 Oktober.
Sajian utama IBL 3x3 Tournament 2022 adalah kategori Elite IBL yang dikhususkan untuk 15 tim peserta IBL. Juara kategori Elite IBL akan diberangkatkan mengikuti 3x3 World Tour di Hong Kong pada November mendatang.
Guard Satria Muda, Anthony Erga yang akan turut ambil bagian dalam turnamen IBL 3x3 menyambut bergulir kembalinya kompetisi ini.
Baca Juga: Top 5 Sport: Honda Tak Kunjung Kompetitif, Pol Espargaro Lontarkan Komentar Pedas
"Kita sangat menghargai adanya 3x3 ini. Jadi IBL tetap menjaga hype dari musim 5v5 kemarin, langsung ke 3x3," kata Erga.
"Ini juga bukan event sembarangan karena yang menang nanti bisa main di 3x3 Hong Kong."
Selain kategori Elite IBL, turnamen tersebut dalam setiap serinya juga akan mempertandingkan kategori KU-18 Putra untuk pemain maksimal berusia 18 tahun atau kelahiran 2004, serta Open Men dan Open Women yang dilangsungkan terbuka dengan pemain berusia sekurang-kurangnya 18 tahun atau kelahiran 2004.
Perwakilan Satria Muda selalu berhasil keluar sebagai juara dalam dua edisi IBL 3x3 sebelumnya pada 2018 dan 2019.
[Antara]
Berita Terkait
-
Bukan Sekadar Statistik, Popularitas Jadi Kunci Pemain Tembus Skuad IBL All-Star 2026
-
Daftar Pemain Tim Merah untuk IBL All-Star 2026, Andakara Prastawa Dhyaksa Jadi Kapten
-
Daftar Pemain Tim Biru untuk IBL All-Star 2026, Yudha Saputera Jadi Kapten
-
Hasil IBL 2026: Pelita Jaya Makin Tak Terbendung, Rajawali Medan Korban Berikutnya
-
Satria Muda Menang Besar di Bandung Arena, Djordje Jovicic Soroti Kunci Kemenangan
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati