Suara.com - Cara melakukan servis atas dalam olahraga bola voli menjadi adalah salah satu teknik dasar yang wajib dikuasai, terlebih oleh pemula.
Adapun, servis atau service merupakan pukulan pertama untuk memulai permainan bola voli. Kesalahan atau gagal servis akan diberikan satu poin untuk tim lawan.
Oleh karena itu pukulan servis harus dikuasai dengan baik oleh seorang atlet voli. Namun, tidak semua pemain boleh melakukan servis dalam permainan bola voli. Pemain yang dimaksud adalah seseorang yang berposisi sebagai libero.
Servis dalam bola voli sendiri terbagi menjadi dua, yaitu servis atas dan servis bawah. Pada artikel kali ini, akan dibahas lebih lanjut mengenai servis bawah dalam bola voli.
Servis Atas dalam Bola Voli
Permainan bola voli membutuhkan penguasaan yang baik dalam teknik-teknik dasarnya. Bagi yang belum terbiasa memainkan bola voli, maka olahraga ini tergolong cukup sulit untuk dimainkan orang awam.
Olahraga voli sendiri dapat dimainkan di lapangan indoor maupun outdoor dengan ukuran 18×9 meter. Kemudian, net untuk putera adalah 2,43 meter dan putri 2,24 meter.
Servis atas termasuk ke dalam teknik servis yang cukup sulit dilakukan oleh pemula karena memerlukan tenaga yang lebih besar dan perkenaan bola yang tepat.
Servis atas memiliki keunggulan yang terletak pada akurasi dan kecepatan bola lebih tinggi sehingga bisa memberikan serangan pertama ke arah permainan lawan.
Baca Juga: Tim Bola Voli dari 15 Provinsi Siap Bersaing di Livoli Divisi I 2022
Bola yang dipukul akan bersifat mendatar dan membuat musuh sulit dalam mengantisipasi arah datangnya bola. Cara melakukan servis atas adalah mengayunkan tangan dari belakang ke depan dengan posisi bola berada di atas kepala.
Berikut cara melakukan servis atas di permainan bola voli:
1. Berdiri dengan salah satu kaki berada di depan (melangkah).
2. Badan agak melenting ke belakang dan berat badan pada kaki belakang.
3. Ayunkan tangan kanan bersamaan dengan gerakan badan ke depan.
4. Saat melakukan pukulan, pergelangan agak maju saat melakukan pukulan;
Berita Terkait
-
Tundukkan Jakarta Livin Mandiri 3-0, Jakarta Electric PLN Mobile Raih Tiket Final Four Proliga 2026
-
Bagian Mobil Apa Saja yang Harus Dicek Sebelum Dipakai Mudik? Perhatikan 8 Komponen Penting Ini
-
Ketika Ganti Oli Jadi Sesi Curhat: Kenapa Sih Enggan ke Bengkel Resmi?
-
Motor Jarang Digunakan Tetap Harus Servis Rutin, Ini Alasannya!
-
Tips Rawat Mobil Pascabanjir dan Cara Cegah Kerusakan Transmisi Matik Saat Musim Hujan
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
UBL Dukung Atlet Berprestasi Lewat Beasiswa, Ada Penggawa Timnas Futsal Indonesia
-
Satria Muda Menang Besar di Bandung Arena, Djordje Jovicic Soroti Kunci Kemenangan
-
Lolos 16 Besar All England 2026, Rian Ardianto Kasih Petuah ke Rahmat Hidayat
-
Marc Marquez Masuk Nominasi Laureus World Sportsman of the Year 2026, Bersaing dengan Alcaraz
-
Daftar Atlet Pelatnas Panjat Tebing 2026, Ada Veddriq Leonardo hingga Rajiah Salsabillah
-
Daftar Lengkap Tim Pelatnas Panjat Tebing Indonesia 2026, Persiapan Menuju Asian Games 2026
-
All England 2026: Tanpa Beban, Tiwi/Fadia Tembus Babak Kedua
-
All England 2026: Jonatan Christie Soroti Shuttlecock yang Lumayan Berat
-
All England 2026: Singkat Wakil India, Alwi Farhan Tunjukkan Status Unggulan Bukan Jaminan
-
Searah Menpora Erick, Taufik Hidayat Tegas: Pelecehan Seksual Rusak Integritas Olahraga