Suara.com - Novak Djokovic mencapai final turnamen ATP di Astana pada Sabtu (8/10/2022) waktu setempat setelah lawannya Daniil Medvedev secara mengejutkan mundur pada akhir set kedua.
Dalam kedudukan 4-6, 7-6 (8/6), Medvedev memutuskan menyerah sebelum set penentuan, bahkan Novak Djokovic awalnya sempat terkejut.
"Ini kedua kalinya dalam hidup saya, saya mundur seperti ini karena otot yang tertarik," kata Medvedev seperti dikutip AFP. "Pada poin kedua tie-break, saya merasa agak aneh pada aduktor saya.
"Saya awalnya beranggapan mungkin ini kram dan setelah itu saya merasa, 'Tidak, mungkin bukan kram'."
Djokovic akan menghadapi Stefanos Tstisipas dalam final i Minggu saat dia mengincar gelar ATP yang ke-90.
Juara Grand Slam 21 kali itu sudah memenangkan tujuh dari sembilan pertemuannya dengan petenis Yunani itu, termasuk dalam final French Open tahun lalu.
Medvedev menjadi pemain pertama yang mengalahkan Djokovic dalam nomor tunggal sejak Nick Kyrgios pada final Wimbledon.
Djokovic menyamakan kedudukan dalam pertandingan yang dramatis itu di mana kedua pemain berada dalam permainan terbaiknya saat tie-break yang menegangkan.
Tetapi Medvedev memberi isyarat tidak bisa melanjutkan bermain sehingga mengirim Djokovic ke final ATP yang ke 128 baginya.
Baca Juga: Daniil Medvedev Hadapi Novak Djokovic di Semifinal Astana Open 2022
"Pertandingan yang sangat ketat, terutama dalam set kedua," tambah Djokovic tentang pertarungan antara dua mantan petenis nomor satu dunia itu.
Sebelumnya, unggulan ketiga Tsitsipas mengalahkan Andrey Rublev 4-6, 6-4, 6-3 untuk mencapai final keenamnya musim ini.
"Saya senang kepada saya sendiri karena begitungotot agar segalanya berjalan dengan sangat baik," kata Tsitsipas.
Sebuah break pada game pembuka pertandingan membuat Rublev yang unggulan kelima merebut set pertama.
Tapi Tsitsipas, yang menyelamatkan lima dari enam break point dalam pertandingan itu, merampas set kedua untuk memaksakan set penentuan dimainkan.
Petenis berusia 24 tahun itu kembali solid pada set ketiga dengan menutup kemenangan setelah bertarung selama dua jam 10 menit untuk membuat rekor head-to-head dia melawan Rublev menjadi 6-4.
Berita Terkait
-
Daniil Medvedev Hadapi Novak Djokovic di Semifinal Astana Open 2022
-
Atasi Karen Khachanov, Novak Djokovic ke Semifinal Astana Open
-
Melaju ke Perempat Final Astana Open 2022, Daniil Medvedev: Saya Berusaha Konsisten
-
Atasi Van de Zandschulp, Djokovic ke Perempat Final Astana Open
-
Novak Djokovic Atasi Cristian Garin di Laga Pembuka Astana Open
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games