Suara.com - Nikola Jokic tampil gemilang saat timnya, Denver Nuggets sukses memperpanjang rekor kekalahan Los Angeles Lakers dengan kemenangan 110-99 pada laga NBA yang berlangsung di Ball Arena, Denver, Kamis (27/10/2022) WIB.
Dengan kekalahan dari Nuggets, sebagaimana dikutip dari laman NBA, Lakers belum meraih satu kemenangan dari empat laga yang sudah dijalani musim ini. Sedangkan Nuggets ini adalah kemenangan ketiga dari lima laga yang dijalani.
Pada laga tersebut, Nikola Jokic mengumpulkan 31 poin, 13 rebound, sembilan assist, dan empat steal, disusul Bruce Brown dengan 18 poin, Jamal Murray mencetak 13 poin dan Jeff Green mencetak 10 poin untuk Nuggets.
Bermain tanpa Russell Westbrook yang mengalami cedera memang membuat upaya Lakers kurang maksimal. Terbukti salah satu bintangnya, LeBron James hanya 19 poin, sembilan assist dan delapan turnover. Poin tertinggi Lakers dicetak Anthony Davis dengan 22 poin.
"Ini adalah sistem baru dan dengan orang-orang baru. Kami masih mencoba untuk meningkatkan komunikasi satu sama lain," kata LeBron James dikutip dari laman NBA.
Lakers bersama Orlando dan Sacramento merupakan tim yang belum merasakan kemenangan musim ini. Kondisi tersebut sangat disayangkan oleh sang pelatih, Darvin Ham.
"Kami sudah menjalani empat pertandingan dan sangat disayangkan kalah, tetapi kami memiliki 78 pertandingan tersisa," kata pelatih baru Lakers, Darvin Ham.
"Masih banyak waktu bagi kita untuk memperbaiki kapal. Dan itu dimulai sekarang," katanya menegaskan.
Laga sendiri sebenarnya cukup berimbang terutama di kuarter pertama. Kedua tim sama-sama mencoba untuk mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya dan tuan rumah ternyata masih dominan sehingga unggul 26-22.
Baca Juga: Clippers Kembali Tanpa Kawhi Leonard Saat Hadapi Thunder Lagi
Kuarter dua laga berlangsung lebih sengit. Misi untuk meraih kemenangan perdana dicanangkan oleh Lakers dan terbukti mampu meraih keunggulan di kuarter dua dengan 32-28 dan membuat kedudukan sama kuat 54-54 di babak pertama.
Di kuarter ketiga Lakers mencetak poin terlebih dahulu sebelum Nuggets memegang kendali. Laju cepat 12-2 membuat Denver unggul delapan poin saat waktu tersisa 7:51. Setelah layup oleh James, Nuggets terus membangun keunggulan lewat Jokic dan sebuah dunk dari Gordon. Nuggets mengakhiri kuarter tiga dengan 86-71.
Lakers bangkit di kuarter keempat dan sukses menyamakan kedudukan saat waktu tersisa 8:56. Namun, Denver tidak tinggal diam dengan terus memberikan perlawanan sehingga tim tuan rumah sukses meraih kemenangan dengan skor tipis 110-99.
Berita Terkait
-
Nostalgia Final 1999: Rico Lubis Sebut NBA Finals 2026 Tanpa LeBron James Lebih Menarik
-
10 Tim Berburu Tiket Kejuaraan Asia Pasifik di HSBC 2026
-
Modus Dua Sejoli Jadi Atlet NBA, Tipu Banyak Korban hingga Raup Rp56 Miliar
-
Stephen Curry Kembali Bersinar, Cetak 29 Poin Meski Warriors Kalah Tipis
-
LeBron James Pecahkan Rekor 'Field Goal' Terbanyak NBA, Lewati Catatan Kareem Abdul-Jabbar
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Gagal Total di Indonesia Open 2026, PBSI Tarik Fajar/Fikri dari Australia Open
-
Statistik Gila Perrin Buford: 28 Poin, 12 Rebound, 12 Assist saat Pelita Jaya Hajar Dewa United
-
Drama Lima Set di AVC Cup 2026! Timnas Voli Putri Indonesia Kalah Tipis dari Vietnam
-
Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi Jadi Unggulan di Libema Open 2026
-
Tak Menyangka Juara Indonesia Open, Victor Lai: Rasanya Masih Bermimpi
-
Fukushima/Matsumoto Terpukau Dukungan Penonton Istora Usai Juara Indonesia Open 2026
-
An Se-young: Saya Tidak Mau Kalah, Hanya Ingin Menang
-
Raymond/Joaquin Petik Pelajaran Berharga Usai Gagal Juara Indonesia Open 2026
-
Kimi Antonelli Juara GP Monaco 2026, Perlebar Keunggulan di Puncak Klasemen F1
-
Putra Tri Ramadani Ukir Sejarah, Jadi Atlet Indonesia Pertama Juara Lead di World Climbing Series