- Albert Paul Weber dan Cyntrelle Lash didakwa melakukan penipuan identitas senilai 3,5 juta dolar AS di Amerika Serikat.
- Sejak 2016, kedua tersangka menyamar sebagai atlet NBA dan NFL untuk memperoleh pinjaman uang melalui rekening bank.
- Keduanya ditangkap atas dakwaan konspirasi penipuan, pencucian uang, serta ancaman terhadap korban setelah melancarkan aksi selama bertahun-tahun.
Suara.com - Seorang pria dan wanita di Amerika Serikat didakwa dalam kasus penipuan senilai 3,5 juta dolar AS atau sekitar Rp56 miliar setelah diduga menyamar sebagai atlet profesional NBA dan NFL.
Kedua pelaku disebut menggunakan identitas palsu untuk mengajukan pinjaman atas nama para pemain olahraga ternama.
Dilansir dari USA Today, Jaksa federal menyatakan tersangka bernama Albert Paul Weber, 42 tahun, dan Cyntrelle Lash, 39 tahun.
Keduanya dituduh menjalankan skema penipuan sejak 2016 dengan mencuri identitas atlet, anggota keluarga mereka, serta pihak lain untuk meyakinkan pemberi pinjaman.
Menurut dokumen pengadilan, pasangan tersebut mendapat uang sekitar 3,5 juta dolar melalui berbagai rekening bank.
Dana hasil penipuan diduga diperoleh dengan meyakinkan korban bahwa mereka sedang bertransaksi langsung dengan atlet yang akan direkrut tim NBA maupun NFL.
Keduanya kini menghadapi dakwaan konspirasi penipuan elektronik dan pencucian uang.
Weber juga dijerat enam dakwaan tambahan pencurian identitas berat serta satu dakwaan ancaman lintas negara, sementara Lash menghadapi satu dakwaan tambahan pencurian identitas.
Setiap dakwaan pencurian identitas berat membawa ancaman hukuman minimal dua tahun penjara.
Baca Juga: Donald Trump Tantrum Dikritik Kanselir Merz, 5000 Pasukan AS Ditarik dari Jerman
Sementara dakwaan ancaman lintas negara terhadap Weber dapat menambah hukuman hingga lima tahun penjara.
Jaksa mengungkap pasangan itu sempat ditangkap pada Mei 2025 setelah menggunakan identitas palsu untuk menandatangani dokumen pinjaman atas nama seorang atlet.
Namun setelah dibebaskan dengan jaminan, Weber diduga kembali melancarkan skema baru dengan menawarkan perjalanan luar negeri palsu kepada pemain basket.
Ketika korban menuntut pengembalian uang, Weber disebut mengancam mereka agar tetap diam dan bahkan meminta tambahan dana.
Pengacaranya menyatakan Weber telah mengajukan pembelaan tidak bersalah atas seluruh dakwaan.
Tag
Berita Terkait
-
Donald Trump Tantrum Dikritik Kanselir Merz, 5000 Pasukan AS Ditarik dari Jerman
-
Korban Sipil Perang AS-Israel vs Iran Terus Bertambah, 44 Pelaut Dilaporkan Tewas
-
BRI Imbau Masyarakat Waspada Modus Penipuan KUR, Ingatkan Masyarakat Jaga Data Pribadi
-
Masa Depan Kalian di Dasar Laut! Iran Ancam 'Tendang' Militer AS dari Timur Tengah
-
Kronologi Penggerebekan 16 WNA di Sukabumi: Sewa Hotel Setahun, Diduga Siapkan 50 Anggota Sindikat
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- 7 Cushion Wudhu Friendly dengan Hasil Flawless Seharian, RIngan dan Aman di Kulit
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Donald Trump Tantrum Dikritik Kanselir Merz, 5000 Pasukan AS Ditarik dari Jerman
-
Qodari Sayangkan Amien Rais Jadi Korban Hoaks Terkait Teddy Indra Wijaya
-
Biarawati Diserang Orang Yahudi di Yerusalem, Kekerasan Anti-Kristen di Israel Kian Parah
-
May Day 2026 di Bandung Berakhir Ricuh, Polisi Ringkus Kelompok Perusuh Berbaju Hitam
-
Kronologis Tewasnya Bocah Aborigin di Australia, Pelaku Diamuk Massa, Kerusuhan Pecah
-
Korban Sipil Perang AS-Israel vs Iran Terus Bertambah, 44 Pelaut Dilaporkan Tewas
-
Zionis Israel Terus Gempur Lebanon Saat Gencatan Senjata, 12 Tewas, Anak-anak Jadi Korban
-
Tuduhan Amien Rais ke Prabowo Hoaks, Pemerintah Ancam Tempuh Jalur Hukum
-
Polisi Amankan 101 Orang yang Diduga Berniat Membuat Kerusuhan pada May Day 2026
-
Apa Itu Outsourcing? Ini Bedanya dengan Pekerja Kontrak, Dianggap Sama Padahal Beda Nasib