Suara.com - Pebulu tangkis spesialis tunggal putri China, He Bing Jiao keluar sebagai juara France Open 2022 usai mengalahkan Carolina Marin dalam drama tiga gim.
Duel He Bing Jiao melawan Carolina Marin di final French Open 2022 digelar pada Minggu (30/10/2022) di Stade Pierre de Coubertin, Paris.
He Bing Jiao sukses merengkuh gelar kedua beruntun setelah Denmark Open 2022 usai mengalahkan Carolina Marin dengan skor 16-21. 21-9, 22-20.
Marin gagal mempertahankan konsistensi permainannya, setelah berhasil menutup gim pertama dengan skor yang cukup meyakinkan.
Namun pada gim kedua, pebulu tangkis tunggal putri Spanyol itu jusrtu menjadi bulan-bulanan wakil China hingga perolehan poinnya terhenti doi satu angka.
Marin sempat memberi perlawanan sengit pada gim penentuan atau gim ketiga, bahkan memaksa pertandingan berlanjut dengan deuce.
Sayangnya ketangguhan wakil Spanyol itu belum mampu membuat ganasnya He Bing Jiao merengkuh gelar kedua beruntunnya di Eropa tahun ini.
Profil He Bing Jiao
Termasuk dalam 10 besar tunggal putri, He Bing Jiao berhasil membuat China tak kehilangan wajah mereka di sektor putri.
Baca Juga: Cedera Belum Pulih, Jonatan Christie Berniat Tetap Tampil di Hylo Open 2022
Namanya melejit setelah merengkuh medali perunggu Kejuaraan Dunia 2021, ia memulai karier saat usianya masih 16 tahun.
Capaian pertamanya saat itu di semifinal Kejuaraan Junior Asia, di ajang yang sama pada 2013 He Bing Jiao kembali mencapai semifinal.
Namun saat itu ia kalah dari wakil Jepang, Aya Ohori sebelum meraih gelar pertamanya di Vietnam Open usai mengalahkan wakil Indonesia, Hera Desi.
Di level profesional, gelar pertamanya diraih di China Masters 2015 saat itu mengalahkan kompatriotnya Hui Xirui.
Gelar juara di turnamen terbesar pertamanya saat itu terjadi di tahun 2016, tepatnya di Swiss Open dengan mengalahkan sederet pemain top dunia.
Termasuk Ratchanok Intanon dan Pusarla V Shindu, torehan juara yang semakin sering didapat hingga teranyar mulai Jerman Open 2022.
Berita Terkait
-
China Dominasi Malaysia Masters 2026 dengan Tiga Gelar Juara
-
Nikmati Masa Pensiun, Viktor Axelsen Kini Fokus Keluarga dan Bisnis Investasi
-
Viktor Axelsen Kritik Sistem Poin 3x15 BWF: Hilangkan Drama dan Taktik di Bulu Tangkis
-
Putri KW Bidik Podium di Indonesia Open 2026
-
12 Tahun Berkarier, Gregoria Mariska Tunjung Resmi Mundur dari Pelatnas PBSI
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Kiandra Ramadhipa Tembus Lima Besar Klasemen Sementara Moto3 Junior 2026
-
Raymond/Joaquin Resmi Mundur dari Singapore Open 2026, Ini Alasannya
-
Kimi Antonelli Juara GP Kanada 2026, Perlebar Keunggulan di Klasemen F1
-
Nikmati Masa Pensiun, Viktor Axelsen Kini Fokus Keluarga dan Bisnis Investasi
-
China Dominasi Malaysia Masters 2026 dengan Tiga Gelar Juara
-
Kiandra Ramadhipa Nyaris Podium, Finis Kelima di Race Pertama Moto3 Junior Catalunya 2026
-
Skandal di Piramida Giza! Oleksandr Usyk Menang TKO Kontroversial atas Rico Verhoeven
-
Viktor Axelsen Kritik Sistem Poin 3x15 BWF: Hilangkan Drama dan Taktik di Bulu Tangkis
-
Jogja Run D-City Sukses Diikuti Ribuan Pelari, Hasil Penjualan Tiket untuk Beasiswa Pendidikan
-
IBL Datangkan Wasit Elite Asia untuk Pimpin Playoff 2026