Suara.com - Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, berniat untuk tetap tampil pada turnamen Hylo Open 2022 di Jerman meski kondisi engkel kaki kanannya belum sepenuhnya pulih dari cedera.
Menurut Jonatan, kondisi kakinya sudah terasa lebih baik dan tidak terasa terlalu sakit setelah mendapat cedera yang dialami saat bertanding pada babak perempat final French Open di Paris, Jumat (28/10/2022).
"Sejauh ini kondisi saya sudah lebih baik, tidak begitu terasa sakit seperti kemarin. Saya sudah menjalani terapi dan sebagainya. Saya bersyukur tidak mengalami cedera yang serius," kata Jonatan lewat informasi tertulis PP PBSI di Jakarta, Senin.
Cedera engkel didapat Jonatan setelah melakukan smes keras dan memaksa untuk mengambil bola di depan net kala menghadapi pebulu tangkis Jepang Kodai Naraoka.
Keputusan "retired" pun diambil bersama antara pelatih Irwansyah dan Jonatan, dengan tujuan agar cedera yang dialami tidak dibiarkan terlalu parah jika memaksa terus bertanding.
Jonatan akan berusaha agar cederanya semakin pulih sehingga bisa tampil pada turnamen kategori BWF Super 300 yang akan berlangsung pada 1-6 November di Kota Saarbrucken.
"Beberapa cara akan saya lakukan agar cedera engkel kaki saya tidak berasa sakit dan nantinya bisa bermain di turnamen berikutnya," Jonatan menjelaskan.
Bagi Jonatan Hylo Open menjadi agenda penting meski berada pada level Super 300 karena diharapkan dapat menambah perolehan poin keikutsertaan turnamen World Tour Finals (WTF).
Jonatan akan terus memantau kondisi fisiknya untuk memastikan berlaga di Jerman atau tidak. Ia pun menyimpan harapan besar untuk tampil mengingat potensi poin yang didulang dari Hylo Open cukup penting untuk lolos kualifikasi turnamen akhir tahun tersebut.
Baca Juga: China Mendominasi Podium Kejuaraan Dunia Junior 2022
"Sebenarnya masih belum tahu apakah akan bermain di Hylo Open 2022 atau tidak, karena turnamen tersebut penting untuk meraup poin untuk World Tour Finals," pungkas Jonatan. (Antara)
Berita Terkait
-
Piala Thomas 2026: Laga Hidup Mati Indonesia vs Prancis, Wajib Menang Demi Juara Grup
-
Drama Tiga Gim, Jonatan Christie Minta Maaf Usai Indonesia Tertinggal 0-1 dari Thailand
-
Tim Indonesia Siap Bungkam Aljazair, Kapten Fajar Wanti-wanti Mental Para Debutan
-
Tim Indonesia Berharap Tuah Venue Kecil di Piala Thomas dan Uber 2026
-
Fokus Adaptasi, Tim Indonesia Mulai Jajal Lapangan Forum Horsens Malam Ini
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Tak Hanya Balap, Kiandra Ramadhipa Asah Public Speaking demi Karier Profesional
-
Piala Thomas 2026: Laga Hidup Mati Indonesia vs Prancis, Wajib Menang Demi Juara Grup
-
Sihir Jerez Kembali Hidup, Alex Marquez Raih Kemenangan Perdana Musim 2026
-
PBVSI Panggil 17 Pemain untuk Tiga Kejuaraan Internasional, Ada Debutan
-
Start dari Posisi 17, Veda Ega Pratama Finis Keenam di Moto3 Spanyol 2026
-
Pecco Bagnaia Ungkap Alasan Mundur dari MotoGP Spanyol 2026
-
Kiandra Ramadhipa Ungkap Rahasia Manuver Nekat di Lap Terakhir GP Spanyol
-
Siapa Kiandra Ramadhipa? Remaja Asal Sleman Taklukkan Sirkuit Jerez Juarai MotoGP Rookies Cup 2026
-
Bangka Belitung B dan Sulawesi Selatan Juara Kejurnas ORADO 2026
-
Aksi Gila Pembalap 16 Tahun Indonesia Asapi Rider Eropa di Sirkuit Jerez Spanyol