Suara.com - Pebalap tim pabrikan Ducati, Francesco Bagnaia meraih gelar juara dunia MotoGP perdananya setelah finis kesembilan pada balapan pamungkas MotoGP 2022 di Valencia, Spanyol, Minggu (6/11/2022) malam WIB.
Bagnaia memiliki tugas yang mudah karena hanya memerlukan tiga poin atau finis 14 besar di MotoGP Valencia ini saat rival terdekatnya, Fabio Quartararo dari Yamaha berjarak 23 poin pada balapan penutup musim tersebut.
Quartararo, yang mau tak mau membutuhkan kemenangan, hanya mampu finis P4 dan harus merelakan gelar juara dunia kelas premier musim ini jatuh ke Bagnaia.
Setelah melintasi finis, Bagnaia melakukan selebrasi bersama para fan dan kru Ducati di pinggir lintasan setelah membantu pabrikan Italia itu meraih gelar juara dunia pertamanya sejak kesuksesan Casey Stoner pada 2007.
Bagnaia juga menjadi pebalap Italia pertama yang menyematkan namanya ke Tower of Champions MotoGP setelah Valentino Rossi pada 2009.
Balapan malam ini sendiri dimenangi Alex Rins setelah mencuri posisi pimpinan lomba sedari start di grid P5, menjadi kado perpisahan bagi Suzuki yang tak akan lagi berpartisipasi di MotoGP.
Brad Binder tampil impresif finis P2 untuk KTM dan Jorge Martin melengkapi podium bagi tim Pramac Racing.
Quartararo tahu ia harus tampil agresif sejak start dari P4 demi mengincar kemenangan.
Sang pebalap Yamaha bahkan sempat bersenggolan dengan Francesco Bagnaia saat berebut posisi lima besar pada lap kedua yang menyebabkan winglet depan motor Ducati Bagnaia patah.
Baca Juga: Start Dari Posisi 13, Bastianini Bertekad Tutup Musim Dengan Raih Podium MotoGP Valencia
Melaju sendirian, Quartararo berupaya mengejar kelompok empat pebalap terdepan yang berjarak 1,5 detik, di saat Bagnaia melorot ke P7 setelah disalip Brad Binder (KTM).
Separuh jarak lomba, Marc Marquez justru terjatuh saat mengejar Alex Rins yang mencuri posisi pimpinan lomba sejak lap pertama dari Jorge Martin yang tergeser ke P2.
Jack Miller juga kehilangan podium setelah terjatuh lima lap jelang finis.
Meski beberapa kali kehilangan posisi, Bagnaia tahu dirinya tak perlu gegabah atau nekat yang berujung kesalahan. Sang pebalap Italia pada akhirnya cukup puas finis P9 di belakang Miguel Oliveira (KTM), Joan Mir (Suzuki), Luca Marini (VR46) dan Enea Bastianini (Gresini) sebelum melakukan selebrasi mengenakan kaus bernomor 1 dan bendera juara dunia menuju parc ferme.
Dengan kemenangan Bagnaia tersebut, Ducati menunjukkan dominasinya pada musim ini dengan menyapu bersih tiga gelar juara dunia yaitu konstruktor, tim, dan pebalap. Pabrikan Italia itu juga membantu Marco Bezzecchi sebagai rookie terbaik musim ini.
Berita Terkait
-
Jakarta Jadi Saksi Sejarah Peluncuran Yamaha M1 V4 Mesin Baru Fabio Quartararo
-
Marc Marquez: Kami Butuh Pecco Kembali ke Levelnya
-
Fabio Quartararo Masih Buta Soal Performa Mesin V4 Yamaha M1 2026
-
Francesco Bagnaia Dapat Feeling Positif di Valencia, Meski Hasil Musim 2025 Mengecewakan
-
Pecco Bagnaia Tutup Musim Mengecewakan, Alihkan Fokus ke Pengembangan DesmosediciGP26
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Kejuaraan Beregu Asia 2026: Indonesia Satu Grup dengan Malaysia
-
Datangkan Pemain Jempolan, Kesatria Bengawan Solo Pasang Target Tinggi di IBL 2026
-
Avan Seputra Ingin Bawa Pengalaman Juara di Kesatria Bengawan Solo
-
Presiden Pelita Jaya Jakarta Ungkap Wacana Pembangunan Stadion Sendiri
-
Atlet Lari Indonesia akan TC ke Kenya sebagai Persiapan Asian Games 2026
-
Martina Ayu Pratiwi Diguyur Bonus Rp3,4 Miliar usai Raih 7 Medali SEA Games, Jumlah Terbanyak
-
Atlet Panjat Tebing Indonesia Dapat Tawaran Naturalisasi Negara Lain, Iming-iming Menggiurkan
-
Jadwal Proliga 2026 Hari Ini: JPE Tandang Electric, Bandung bjb Hadapi Livin Mandiri
-
Hadapi Anak Asuh Herry IP Lagi, Sabar/Reza Tetap Waspada Meski Unggul Rekor Pertemuan
-
Jadwal Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Siap Tempur, Sabar/Reza Jumpa Anak Asuh Herry IP