Pada Januari, Rublev yang memenangi pertandingan Australian Open setelah menyelamatkan match point di babak 16 besar.
Namun, pada pertemuan final di Monte Carlo, Rune yang berapi-api gagal memenuhi ekspektasi.
Rune menyelamatkan tujuh dari delapan break point yang dihadapinya pada set pertama, sebelum memanfaatkan kesalahan besar yang dilakukan Rublev pada break point gim terakhir.
Petenis Rusia itu langsung memimpin di set kedua 2-0, tetapi Rune menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Dalam prosesnya, Rublev mengamankan empat gim untuk menyamakan kedudukan dalam satu set. Rune tampaknya akan meraih kemenangan di set ketiga dengan kedudukan 3-0 dan memiliki break point ganda untuk memimpin 5-1.
Namun, justru Rublev yang mendapatkan tiga gim berturut-turut dan kemudian berhasil mematahkan servis, memanfaatkan kegugupan lawannya, yang secara khusus melewatkan dua smash berturut-turut untuk memimpin 6-5, hingga akhirnya memenangi pertandingan.
Rafael Nadal, pemenang 11 kali di Monte Carlo, dan Carlos Alcaraz melewatkan turnamen pemanasan French Open tersebut karena cedera, sementara unggulan teratas Djokovic tersingkir di babak 16 besar. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya