Suara.com - Doni Haryono menjadi andalan timnas Voli Indonesia di SEA Games 2023. Dia selama ini berkarier di klub Liga Jepang, VC Nagano Tridents.
Doni Haryono merupakan atlet voli kebanggaan Indonesia yang tercatat lahir di Magelang, Jawa Tengah, pada 21 Februari 1999. Jika melihat usianya, Doni memang masih muda karena berumur 24 tahun.
Perkenalan Doni Haryono dengan dunia voli bermula dari sang ayah. Diketahui, saat kecil dia mendapatkan bimbingan dari ayahnya yang bermain di voli kampung.
Sebelum menggeluti dunia voli, Doni sendiri pernah menggeluti dunia sepak bola sama seperti anak lelaki seusianya. Namun, sang ayah memilih mengarahkannya ke olahraga voli.
Meski akrab dengan voli sejak kecil, Doni baru benar-benar menekuni olahraga ini saat menginjak bangku Sekolah Menengah Atas atau SMA.
Dari sana lah, dirinya pun mulai bergelut di kejuaraan voli level nasional, yang membuat bakatnya dilirik ke tim nasional Indonesia.
Sebelum itu, Doni memulai kariernya di dunia profesional bersama Bekasi BVN pada 2016. Sejak saat itu, dia menjadi rebutan klub-klub voli papan atas Indonesia.
Setelah meninggalkan Bekasi BVN, dia pernah bermain untuk Jakarta Pertamina Energi (2017-2018), Jakarta BNI 46 (2020-2021), hingga Bogor LavAni (2022).
Bersama klub yang disebut terakhir, Doni sukses menyabet penghargaan sebagai Most Valuable Player di ajang Proliga 2022.
Baca Juga: Harga Tiket Timnas Indonesia vs Argentina Bisa Tembus Jutaan Rupiah
Sepanjang kariernya, Doni sudah dua kali meraih gelar juara Proliga. Masing-masing diraih pada edisi 2017 bersama Jakarta Pertamina Energi dan pada 2022 bersama Bogor LavAni.
Di level tim nasional, Doni memulai kiprahnya pada ajang ASEAN School Games di Thailand pada 2016. Ketika itu, dia membawa timnya meraih runner-up.
Saat memasuki level senior, lelaki berpostur 191 cm ini setidaknya sudah berhasil mempersembahkan satu medali perak SEA Games 2017 dan dua medali emas SEA Games 2019 dan 2021.
Jika dibandingkan dengan nama-nama pemain Timnas Voli Indonesia lainnya, Dony Haryono memang satu-satunya pemain abroad di SEA Games 2023 ini.
Dia merupakan penggawa klub asal Jepang, VC Nagano Tridents. Doni tercatat mulai memperkuat klub ini sejak 2023 setelah meninggalkan Bogor LavAni.
Sebelum memperkuat klub ini, dia juga pernah berkarier di luar negeri, tepatnya ketika menjadi pemain klub asal Qatar, Al Nasser, pada medio 2020-2021.
Pengalaman melimpah yang dimiliki Outside Hitter andalan Timnas Indonesia ini tentu sangat berharga untuk membantu perjuangan skuad Merah Putih mempertahankan medali emasnya di SEA Games 2023.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Hasil Singapore Open 2026: Kalahkan Wakil Denmark, Fajar/Fikri Lolos ke Perempatfinal
-
Hilang Fokus, Sabar/Reza Tersingkir di Babak 16 Besar Singapore Open 2026
-
Marc Marquez Siap Comeback di MotoGP Italia 2026
-
Fajar/Fikri Bangkit dari Tekanan untuk Lolos ke 16 Besar Singapore Open 2026
-
Jonatan Christie Langsung Alihkan Fokus ke Indonesia Open 2026
-
Hasil Singapore Open 2026: Jonatan Christie Langsung Tersingkir di Babak Pertama
-
Hasil Undian Indonesia Open 2026: Alwi Farhan Dipastikan Bersua Lakshya Sen
-
Misi Balas Dendam di Madrid! Tim Panjat Tebing Indonesia Bidik Jasil Maksimal di China
-
Tersingkir dari Singapura Open, Amallia/Fadia Langsung Fokus ke Indonesia Open 2026
-
Terjegal di Singapura, Tiwi/Fadia Geber Persiapan Jelang Indonesia Open 2026