Suara.com - Tim voli putra Indonesia berhasil menorehkan catatan gemilang di ajang SEA Games 2023. Tampil apik sejak fase grup hingga partai final.
Rivan Nurmulki dan kawan-kawan mengawali kiprahnya di SEA Games 2023 dengan menumbangkan Filipina di pertandingan pertama fase grup. Pada pertandingan yang digelar 3 Mei, Indonesia menang telak 3-0; 25-18, 25-18 dan 25-23.
Skor 3-0 kembali diraih tim voli putra Indonesia di pertandingan kedua. Menghadapi Singapura, Indonesia menang dengan skor 29-27, 25-8 dan 25-10.
Di pertandingan terakhir fase grup kemenangan telak kembali dibukukan tim Merah Putih. Kali ini tuan rumah Kamboja yang menjadi korban dengan perolehan poin 25-18, 25-21 dan 25-16.
Melaju mulus ke semifinal, tim voli putra Indonesia sempat kesulitan saat menghadapi Vietnam. Mereka harus berjuang keras di set pertama dengan skor tipis 30-28.
Di set kedua dan ketiga Indonesia mampu mendikte laga yang memenanginya dengan skor 25-19 dan 25-18, sekaligus mengunci tiket final.
Di partai final skuad Merah Putih kembali menghadapi tuan rumah Kamboja yang menyingkirkan Thailand 3-2 di semifinal.
Dalam pertandingan yang digelar di Olympic Complex Indoor Main Hall, Phnom Penh, Indonesia tidak menemui kendala berarti.
Seperti perjumpaan sebelumnya di fase grup, kemenangan telak kembali diraih Indonesia atas Kamboja. Kali ini dengan skor 25-21,25-10 dan 25-15.
Baca Juga: Bungkam Kamboja di Final, Tim Voli Putra Indonesia Sabet Emas SEA Games 2023
Kemenangan yang sekaligus memastikan medali emas SEA Games 2023 bagi tim voli putra Indonesia.
Medali emas ini juga sekaligus menjadi keberhasilan ketiga beruntun tim voli putra Indonesia. Di dua edisi SEA Games sebelumnya, Filipina 2019 dan Vietnam 2021, medali emas juga berhasil diamankan.
Medali emas tersebut juga tercatat sebagai yang ke-12 bagi tim bola voli putra Indonesia di ajang SEA Games.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko