Suara.com - Atlet bulu tangkis Indonesia Anthony Sinisuka Ginting mengatakan persaingan ketat di nomor tunggal putra mewarnai turnamen-turnamen penting yang termasuk pada Race to Olympic 2024, termasuk di Indonesia Open 2023 yang tengah ia lakoni saat ini.
“Race to Olympic kali ini tidak jauh berbeda, bedanya lebih ke pemain-pemainnya saja. Sebelumnya cukup banyak pemain senior yang berpengalaman dan berkualitas (ikut di edisi yang lalu), tapi sekarang banyak pemain muda yang lebih diantisipasi karena gairahnya besar untuk masuk kualifikasi Olimpiade seperti saya,” kata Ginting dalam jumpa pers di Istora Senayan Jakarta, Rabu.
Tunggal putra peringkat dua dunia itu mengaku tidak memiliki tekanan khusus dalam perebutan poin menuju kualifikasi Olimpiade Paris tahun depan. Ia mengatakan tengah mempersiapkan diri sebaik mungkin sebelum dan saat melakukan pertandingan-pertandingan yang akan ia jalani sepanjang tahun ini.
“Kalau untuk tekanan, tidak ada bedanya (dengan Race to Olympic sebelumnya). Semuanya harus (disiapkan) dari diri sendiri, untuk support diri sendiri. Dengan pengalaman yang sudah dimiliki mudah-mudahan bisa lebih baik,” kata peraih medali perunggu Olimpiade 2020 Tokyo itu.
Ginting menambahkan, kepercayaan diri juga ia peroleh usai kemenangannya baru-baru ini di Singapore Open 2023. Namun, ia tidak ingin berlarut-larut dalam euforia singkat itu dan menetapkan fokusnya dengan mantap di turnamen BWF Super 1000 terakhir di Istora tersebut.
“Pastinya setelah juara di Singapore juga berdampak baik buat kepercayaan diri saya pribadi. Tapi saya harus bisa manage dan kontrol karena ini (turnamen) back to back. Euforia kemarin harus cepat-cepat ditinggalin karena ini adalah minggu yang baru, kita memulai dari nol, dan semua pemain punya target yang sama, ingin jadi yang terbaik dan juara di sini,” ucap Ginting.
“Dan buat mencapai ke sana tidak mudah karena persaingan sangat ketat. Fokus siapkan diri sendiri dengan maksimal: fokus, fisik. Dengan semua persiapan diri siap, maka performanya juga baik,” ujarnya.
Setelah ini, Ginting akan menghadapi wakil India Priyanshu Rajawat pada babak 16 besar Indonesia Open 2023. Rajawat melaju ke babak kedua langsung karena tunggal putra Thailand Kunlavut Vitidsarn mengundurkan diri karena cedera yang sudah ia derita sejak Singapore Open 2023. (ANTARA)
Baca Juga: Pram/Yere Susah Payah Singkirkan Wakil Inggris di Babak Pertama Indonesia Open 2023
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
Hasil Piala Uber 2026: Sikat Denmark 3-1, Srikandi Indonesia Lolos ke Semifinal
-
Terungkap Alasan Megawati Hangestri Pertiwi Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia
-
PBSI Jangkau Akar Rumput: Gelar Festival SenengMinton 2026, Purwokerto Kota Pertama
-
Waspadai Dukungan Tuan Rumah, Indonesia Siap Hadapi Denmark di Perempat Final Piala Uber 2026
-
Megawati Hangestri Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia Jelang Pelatnas
-
Fajar Alfian Minta Maaf, Janji Tim Thomas Indonesia Bangkit Lebih Kuat
-
Desak/Kadek Pecahkan Rekor Dunia, Panjat Tebing Indonesia Rebut Emas Speed Relay di Sanya 2026
-
Jadwal dan Link Live Streaming Tim Indonesia vs Denmark di Perempat Final Piala Uber 2026
-
Sejarah Kelam Bulu Tangkis Indonesia! PBSI Minta Maaf usai Gagal di Piala Thomas 2026
-
Ubaya Kawinkan Gelar Juara di Campus League Basketball Regional Surabaya