Suara.com - Moonton Games melalui program Moonton Cares "Membina Sang Legenda" coba memberi sumbangsih pada pendidikan di Tanah Air dengan memberi beasiswa di dua kampus Tanah Air yakni Institut Perbanas, dan Universitas Tujuh Belas Agustus 1945 (UTA'45).
Keputusan Moonton Games menggandeng institusi pendidikan bertujuan untuk mendorong kualitas edukasi di Indonesia dan memberikan kesempatan generasi muda untuk berkarier di skena esports.
Pemberian beasiswa ini didasarkan dari perkembangan esports yang begitu cepat di Indonesia di mana mayoritas pelakunya merupakan generasi muda di tingkat sekolah atau perkuliahan.
Fenomena itu membuat Moonton menganggap dunia esports sangat erat kaitannya dengan institusi pendidikan.
"Kami sangat termotivasi mendukung kebutuhan pendidikan yang diperlukan bagi mahasiswa di Indonesia agar mereka dapat berprestasi secara akademis dan menjadi kontributor yang produktif bagi masyarakat melalui game dan esports," ujar Marketing & Communications Manager Moonton Indonesia, Azwin Nugraha dalam keterangannya.
Pengurus Besar Esports Indonesia menyambut langkah positif dari Moonton terkait program beasiswa di dua kampus.
Ketua Bidang Hubungan Masyarakat dan Komunikasi PB ESI, Ashadi Ang berharap agar program beasiswa dari Moonton ini bisa terus berlanjut.
"Pendidikan adalah bekal yang sangat berharga dan wajib menjadi pertimbangan utama bagi seluruh ekosistem esports Indonesia,” ujar Ashadi Ang.
Langkah Moonton mengolaborasikan esports dan pendidikan sejatinya bukan hal baru. Sebelumnya, mereka bekerjasama dengan Akademi Garudaku untuk mengurangi kesenjangan akses digital di pedesaan agar masyarakat lebih banyak menikmati kenyamanan dan informasi secara digital.
Baca Juga: Indonesia Juara Umum Esports SEA Games 2023
Ada ratusan siswa dari tujuh sekolah di Jawa Timur yang difasilitasi program pembinaan esports akademi yang di dalamnya mencakup berbagai program untuk pembekalan para siswa-siswa yang mempunyai minat terjun ke industri esports. Langkah awal yang dilakukan adalah memberikan donasi ke sekolah-sekolah di Jawa Timur.
Sejak 2018, Moonton Games telah melahirkan ratusan atlet esports yang telah berkompetisi di level profesional Mobile Legends: Bang Bang Professional League Indonesia dan juga Mobile Legends: Bang Bang Development League Indonesia.
Ratusan pemain profesional esports ini telah membuktikan kapasitasnya di kancah dunia.
Sebagai catatan, Indonesia pernah membawa pulang medali perak di SEA Games 2019 di Filipina dan SEA Games 2020 di Vietnam, medali emas SEA Games 2023, dan menjuarai kejuaraan dunia (IESF 2022), serta World Cyber Games.
Tim Mobile Legends asal Indonesia, EVOS Esports juga sempat menjadi predikat tim MLBB terbaik di dunia setelah menjuarai Kejuaraan Dunia Mobile Legends yang diselenggarakan di Malaysia tiga tahun silam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Hasil Singapore Open 2026: Jonatan Christie Langsung Tersingkir di Babak Pertama
-
Hasil Undian Indonesia Open 2026: Alwi Farhan Dipastikan Bersua Lakshya Sen
-
Misi Balas Dendam di Madrid! Tim Panjat Tebing Indonesia Bidik Jasil Maksimal di China
-
Tersingkir dari Singapura Open, Amallia/Fadia Langsung Fokus ke Indonesia Open 2026
-
Terjegal di Singapura, Tiwi/Fadia Geber Persiapan Jelang Indonesia Open 2026
-
Kejurnas Passion Drift 2026 Bandung: Drifter Kembar 13 Tahun Bikin Geger Kelas PRO AM
-
Kiandra Ramadhipa Petik Banyak Pelajaran dari Debut Moto3 Junior, Siap Bangkit di Estoril
-
Kiandra Ramadhipa Tembus Lima Besar Klasemen Sementara Moto3 Junior 2026
-
Raymond/Joaquin Resmi Mundur dari Singapore Open 2026, Ini Alasannya
-
Kimi Antonelli Juara GP Kanada 2026, Perlebar Keunggulan di Klasemen F1