Suara.com - Manajer tim LCR Honda Lucio Cecchinello mengatakan ia menantikan keajaiban untuk pembalapnya, Alex Rins, dalam menghadapi beberapa putaran terakhir MotoGP musim 2023.
“Saya percaya pada keajaiban. Saya juga percaya pada kekuatan pikiran, dan dukungan yang diberikan kepada para penggemar yang setia untuk kami. Sehingga saya berharap Alex bisa menerima dukungan itu dan kembali balapan di Mandalika nanti,” kata Cecchinello kepada ANTARA di Jakarta, Rabu (11/10/2023).
Hal itu menyusul Rins yang harus absen di setidaknya lima Grand Prix musim ini karena cedera kaki kanannya akibat kecelakaan di Sprint MotoGP Italia pada Juni, serta mengingat ini adalah tahun terakhir Rins bersama tim.
“Kami sangat menantikan untuk kembali membuat sejarah bersama Honda dan Alex di sisa musim ini. Seperti yang semua orang ketahui, kami memiliki hasil yang baik di GP Amerika Serikat, dan pasti akan menyenangkan jika kami bisa meraih hasil seperti itu lagi di beberapa Grand Prix selanjutnya musim ini,” kata Cecchinello.
“Dengan beberapa putaran terakhir yang tersisa setelah (GP) Indonesia yaitu di Thailand, Qatar, dan Valencia, secara realistis, Alex seharusnya bisa kembali ke performa terbaiknya lagi untuk berjuang merebut podium,” ujarnya.
Meski demikian, mantan pembalap motor asal Italia tersebut mengatakan tetap realistis dengan kondisi Rins saat ini yang masih belum 100 persen pulih dari cedera kaki kanannya.
“Saya berharap Alex bisa balapan dengan baik walaupun kita harus realistis, harus menyadari kalau balapan mendatang tentu akan menjadi tidak mudah mengingat sirkuit yang menantang dan kondisi pasca cederanya,” kata Cecchinello seperti dimuat ANTARA.
Namun, ia memastikan bahwa pemenang MotoGP Amerika Serikat itu bisa perlahan bangkit dan kembali bersaing bersama para pembalap lainnya di kejuaraan musim ini.
“Dengan bantuan medis selama ini, harapannya bisa mengurangi rasa sakit dan dia bisa balapan lagi,” ungkap Cecchinello.
Baca Juga: Marco Bezzecchi Tetap Berangkat ke MotoGP Mandalika Meski Masih Cedera
“Memang bisa dibilang tidak mungkin baginya untuk menang atau meraih podium, bahkan posisi 10 besar pun adalah sebuah keajaiban. Tapi, memang kondisi ini harus kita terima, mengingat risiko cedera tak terelakkan karena itu adalah bagian dari olahraga ini,” imbuhnya.
Mengenai persiapan jelang MotoGP Mandalika akhir pekan nanti, Cecchinello mengatakan pihaknya juga tengah memaksimalkan dari sisi teknis motor agar Rins bisa membalap dengan baik.
“Seperti balapan lainnya, kami bersiap mulai Kamis terkait pit garage, tools yang diperlukan pada sepeda, serta melakukan setup terakhir buat motor bersama engineer kami dengan cepat dan efektif,” kata dia.
“Performa mesin adalah salah satu hal penting yang harus diperhatikan untuk menunjang akselerasi dan keandalan motor,” tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026