Suara.com - Profil Kim Yeong-koung mendadak mencuri perhatian warga Indonesia, usai salah satu pemain voli terbaik asal Korea ini berhasil dikalahkah oleh Megawati Hangestri Pertiwi. Kekalahan itu diterima tim Kim Yeong-koung, Pink Spider atas Red Sparks di Liga Voli Korea Selatan 2023-2024 dengan skot 2-3.
Konon, Kim Yeong-koung bahkan sempat memecahkan rekor pada olimpiade voli di London pada tahun 2012 lalu. Penasaran dengan kehebatan Kim Yeong-koung? Simak informasi profil Kim Yeong-koung berikut!
Profil Kim Yeong-kung
Lahir pada 26 Februari 1988 di Ansan, Korea Selatan, Kim Yeong-koung adalah pemain bola voli profesional sekaligus mantan anggota Komisi Atlet FIVB (Federasi Bola Voli Internasional).
Ia adalah mantan kapten tim nasional Korea Selatan yang telah mengumumkan pensiun dari tim nasional pada Agustus 2021 lalu. Kim Yeon-koung memiliki tinggi 192 cm dan berat 73 kg, dengan kemampuan spike mencapai 330 cm dan blok 320 cm.
Karir Kim Yeon-koung dimulai sejak usia muda. Dia terpilih untuk tim nasional Korea Selatan sebelum dia bermain satu pertandingan klub pun. Dia adalah anggota skuad untuk Piala Grand Champions Dunia 2005 pada usia 17 tahun.
Atlet bola voli berusia 35 tahun ini memulai karir profesionalnya dengan bermain untuk Heungkuk Life di Korea Selatan selama empat musim sejak tahun 2005. Setelah itu, dia bermain untuk JT Marvelous di Jepang selama dua musim sejak tahun 2009.
Pada tahun 2011, Kim Yeon-koung menandatangani kontrak tiga tahun dengan Fenerbahçe di Turki. Atlet andalan Korea Selatan ini kemudian memperpanjang kontraknya dengan Fenerbahçe selama dua tahun lagi dan memperpanjangnya untuk satu musim lagi pada tahun 2016.
Kim Yeon-koung menghabiskan musim 2017-2018 di Liga Voli Cina dan kembali ke Turki pada tahun berikutnya dengan Eczacba VitrA.
Baca Juga: 10 Potret Megawati 'Megatron' yang Tersohor Sampai Korea, Bikin Bangga!
Setelah itu, tepatnya pada tahun 2020, dia kembali ke Heungkuk Life Pink Spiders di Korea Selatan, dan membela klub di Shanghai pada tahun 2022.
Kim Yeon-koung telah meraih banyak penghargaan selama karirnya. Dia adalah pemain pertama dalam sejarah bola voli Asia yang menerima penghargaan MVP di Liga Champions Wanita CEV.
Dia juga menjadi pencetak gol terbanyak di Olimpiade London 2012 meskipun tidak mendapatkan medali. Dia mencetak rekor Olimpiade untuk poin terbanyak (207) dalam delapan pertandingan.
Kim Yeon-koung vs Megawati
Pekan ke-3 Liga Voli Korea Selatan (V-League) 2023/2024 menyajikan pertandingan sengit antara Megawati Hangestri Pertiwi dan Kim Yeon-Koung.
Megawati, yang membela tim Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparks, berhasil melibas pemimpin klasemen Incheon Heungkuk Life Pink Spiders yang dibela oleh Kim Yeon-koung dengan skor 3-2.
Berita Terkait
-
10 Potret Megawati 'Megatron' yang Tersohor Sampai Korea, Bikin Bangga!
-
Profil dan Biodata Hye-Min Park, Rekan Megawati di Red Sparks Punya Paras Mirip Artis K-Pop
-
5 Pesona Megawati Hangestri Pratiwi, Si Ninja Berkerudung Indonesia Dikagumi di Korea
-
Megawati Jadi MVP Lagi, Cetak 31 Poin Antar Red Sparks Kalahkan Tim Terkuat di Liga Voli Korea Selatan
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
Terkini
-
Hasil Undian AVC Champions League 2026: Indonesia Diwakili Bhayangkara Presisi dan Garuda Jaya
-
Jadi Tuan Rumah, Indonesia Punya Dua Misi di AVC Mens Volleyball Champions League 2026
-
Ruichang China Masters: Jadi Runner-up, Prahdiska Bagas Shujiwo Perlu Tingkatkan Power
-
Ketum PBVSI Ungkap Alasan Naturalisasi 4 Pemain dari Brasil
-
Timnas Voli akan Naturalisasi 4 Pemain Brasil untuk Olimpiade 2032
-
Swiss Open 2026: Tampil Antiklimaks, Alwi Farhan Tumbang dari Yushi Tanaka di Final
-
Swiss Open 2026: Susul Putri KW, Alwi Farhan Lolos ke Partai Final usai Libas Wakil China
-
Kimi Antonelli Antonelli Ukir Sejarah, Raih 'Pole Sitter' Termuda Formula 1
-
Ruichang China Masters 2026: Prahdiska Bagas Shujiwo Satu-satunya Wakil Merah Putih di Final
-
Swiss Open 2026: Lolos ke Final, Putri KW Ingin Buktikan Masih Layak Juara