Suara.com - Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) mengandalkan atlet lari Lalu Muhammad Zohri lolos kualifikasi Olimpiade 2024 di Paris, Prancis.
"Untuk proyeksi Olimpiade, satu-satunya yang kami harapkan itu Zohri karena dia sudah berprestasi mencatatkan waktu 10,03 detik," kata Kepala Bidang Pembinaan Prestasi PB PASI Ria Lumintuarso ketika dihubungi melalui sambungan telpon di Jakarta, Selasa (20/2/2024) seperti dimuat Antara.
Ia menjelaskan, kemampuan Zohri (panggilan Lalu Muhammad Zohri) menunjukkan perbaikan dengan menyabet medali emas SEA Games 2023 di Kamboja.
Sprinter Indonesia itu juga menunjukkan kemampuan berlari dengan kecepatan cukup bagus selama 10,12 detik pada Asian Games 2023 di China.
"Artinya, Zohri itu kalau latihannya normal dan bagus, maka bisa mencatatkan waktu 9,8 detik. Itu harapan kami," kata Ria.
Ria menjelaskan, Zohri masih memiliki kesempatan mengikuti kualifikasi Olimpiade melalui sejumlah kompetisi mendatang di kawasan Asia Timur dan Asia Tenggara.
"Kemungkinan kompetisi di Thailand, Jepang, China, dan lainnya kami akan coba push ke sana," kata dia.
Ria mengatakan, pada 2024, PB PASI tidak memiliki target lain untuk atlet senior, selain berjuang meloloskan atlet untuk bisa berkompetisi dalam Olimpiade.
PB PASI, kata dia, lebih fokus pada mempersiapkan kemampuan atlet yunior dan remaja untuk menghadapi SEA Games 2025 dan kompetisi-kompetisi selanjutnya.
"Kalau SEA Games 2025 kita bisa survive, itu artinya pada 2027, 2029, kita punya banyak peluang meraih prestasi di SEA Games," tutup Ria.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati