Suara.com - Pembalap Prima Pramac, Jorge Martin mengatakan semakin termotivasi untuk merebut gelar juara dunia MotoGP musim 2024, menyusul tampilan baru dan peningkatan teknis motor Ducati Desmosedici GP24 yang diluncurkan pada Kamis (29/2/2024) WIB.
“Saya tahu saya dipandang sebagai salah satu kandidat (untuk memperebutkan) gelar (juara dunia), bahkan sebelum musim ini dimulai. Tekanan seperti ini hanya terjadi pada beberapa pembalap, dan menjadi salah satu di antaranya adalah motivasi lebih buat saya,” kata Jorge Martin dikutip dari keterangan resmi MotoGP, Kamis (29/2/2024).
“Saya adalah bagian dari tim yang memiliki segalanya untuk membuat perbedaan, mulai dari motor, kru, dan pola pikir. Bersama-sama, kami memulai musim ini dengan tekad untuk mengambil posisi teratas,” ujarnya menambahkan.
Pembalap asal Spanyol itu merupakan runner-up MotoGP 2023 dan pesaing terdekat Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) di banyak ronde tahun lalu. Ia juga mencatatkan empat kemenangan balapan utama, sembilan balapan Sprint, dan total berdiri di 22 podium pada musim lalu.
“2023 adalah tahun yang fantastis, penuh dengan hasil dan kepuasan yang luar biasa. Saya akan melakukan yang terbaik untuk memastikan tahun ini menjadi lebih baik lagi,” ujar Martin.
Tahun ini, Martin akan berpartner dengan juara dunia Moto2 2017, Franco Morbidelli dengan balutan seragam ungu dan Desmosedici GP24.
Morbidelli, yang pindah dari tim pabrikan Yamaha, mengatakan 2024 merupakan titik balik dalam kariernya. Ia berharap dapat menunjukkan potensi maksimalnya di tim baru dan membukukan beberapa kemenangan musim ini.
“Saya tidak sabar untuk benar-benar mengenal Ducati Desmosedici GP24 dan meraih banyak hasil penting dengannya,” kata Morbidelli.
Di sisi lain, Pemimpin Tim Balap Prima Pramac, Paolo Campinoti mengatakan tim memiliki tujuan untuk tetap berada di puncak dan kembali menjadi tim independen paling kompetitif pada musim 2024.
Baca Juga: Duo Aprilia Racing Membara, Espargaro dan Vinales Tak Sabar Sambut MotoGP 2024
“Tahun 2024 akan menjadi kejuaraan yang penting bagi kami. Ini akan menjadi tantangan yang sulit untuk berkembang dibandingkan musim lalu, namun kami bertekad untuk melakukan yang terbaik,” kata Campinoti.
MotoGP 2024 sendiri akan dimulai dengan pekan balap di Sirkuit Internasional Lusail, Qatar, pada 8-10 Maret nanti.
Berita Terkait
-
Pedas! Fabio Quartararo Sebut Yamaha Tak Tau Cara Atasi Masalah Yamaha V4
-
Bak Siang dan Malam: Marco Bezzecchi Cetak Hattrick, Ducati Tak Berkutik
-
Tak Pilih Kasih, Aprilia Bebaskan 2 Pembalapnya Bertarung di Lintasan
-
Belum Seratus Persen, Aprilia Prediksi Ducati akan Comeback di GP Spanyol
-
Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Menang Dramatis, Amri/Nita Melangkah ke Babak 16 Besar BAC 2026
-
Jafar/Felisha Ingin Ulangi Prestasi Tahun Lalu di BAC 2026
-
Adnan/Indah Akui Tertekan Sejak Awal Usai Tersingkir di BAC 2026
-
Bobby/Melati Jadikan BAC 2026 Ajang Belajar Usai Tersingkir di 32 Besar
-
World Athletics Luncurkan Kejuaraan Dunia Maraton sebagai Ajang Mandiri Mulai 2030
-
Pertamina Enduro Fokus Benahi Detail Teknis Jelang Final Four Proliga 2026 Seri Solo
-
BAC 2026: Tersingkir di Kualifikasi, Thalita Ramadhani Akui Fisik Masih Jadi PR
-
Tokoh BWF Sir Craig Reedie Meninggal Dunia, Sosok di Balik Masuknya Bulu Tangkis ke Olimpiade
-
Ubed Lolos Kualifikasi, Tambah Kekuatan Tunggal Putra Indonesia di BAC 2026
-
Alasan IBL All-Star 2026 Digelar di Bandung: Kota Basket yang Tak Pernah Mati