Suara.com - Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) akan memberikan penghormatan kepada pasangan ganda putra berjuluk The Minions, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon di Indonesia Open 2024.
Hal itu dilakukan setelah Kevin Sanjaya resmi mundur dari pemusatan latihan nasional (Pelatnas).
Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Ricky Soebagdja dalam Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (16/5/2024).
Untuk memberikan penghormatan kepada karier Minions, PBSI akan memberikan acara spesial untuk mereka pada rangkaian turnamen BWF Super 1000 Indonesia Open 2024, Juni mendatang.
“Ada farewell untuk Minions di Indonesia Open, kita akan buat satu acara di sana,” kata Ricky.
Terkait keputusan Kevin, PBSI disebut Ricky menghormati apa yang diambil oleh pebulu tangkis 29 tahun tersebut. Dia pun mengapresiasi prestasi yang telah diberikan oleh Kevin/Marcus selama berpasangan di sektor ganda putra.
“Tentang Kevin, pada saat saya kembali dari tur Eropa, saya ada komunikasi dengan pelatih, dan saya minta waktu Kevin untuk ketemu di tanggal 6 April,” kata Ricky.
“Intinya Kevin menyatakan pamit dari pelatnas. Kita hormati keputusan dan waktu Kevin. Kita juga mengapresiasi prestasi Minions yang sudah menjadi nomor satu dunia dalam waktu yang lama, dan menyumbangkan banyak gelar untuk Indonesia,” tambahnya.
Ricky menjelaskan bahwa Kevin tidak memiliki alasan khusus perihal keputusan mundur dari Pelatnas PBSI. Dia cuma mengisyaratkan sang pemain sibuk di luar lapangan.
“Mungkin dia ada kesibukan yang lain sehingga memutuskan untuk pamit dari pelatnas,” kata Ricky.
Sebelum Kevin, Marcus Fernaldi Gideon sudah lebih dulu menyatakan pensiun dari dunia bulu tangkis profesional pada awal Maret tahun ini.
Marcus dan Kevin sebelumnya merupakan pasangan ganda putra terbaik Indonesia yang sempat menduduki ranking satu dunia dalam waktu yang lama. Mereka juga merupakan peraih medali emas Asian Games 2018.
“Saya tidak tahu komunikasinya dengan Gideon seperti apa. Yang jelas, status mereka masih di SK, maka kita harus menanyakan keputusan Kevin (mengenai kelanjutan kariernya sebagai atlet nasional),” kata Ricky.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026